Jumat, Juni 21, 2024
BerandaBulelengKuasai Sabu-sabu, Jantuk dan Mang Dek Dibekuk Polisi

Kuasai Sabu-sabu, Jantuk dan Mang Dek Dibekuk Polisi

SINGARAJA, balipuspanews.com — Pernah mendekam dipenjara selama satu tahun tak membuat Putu Selamat Riyadi alias Jantuk (42) jera. Pria asal Banjar Dinas Celagi, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, kembali harus berurusan dengan polisi, lantaran terbukti menguasai narkotika jenis sabu-sabu, sebanyak dua paket, dengan berat total 0.09 gram brutto.

Pelaku Jantuk di Mapolres Buleleng  mengaku, jika sabu-sabu itu  dibeli dari seorang pengedar di tempat judi tajen. Barang haram itu rencananya akan dikonsumsi sendiri lantaran frustasi.

“Ada masalah dikeluarga,” singkatnya.

Seijin Kapolres Buleleng, Kasat Narkoba AKP I Ketut Suparta menyebutkan, tersangka Jantuk diciduk pada Sabtu (27/4) sekira pukul 19.30 wita di pinggir jalan raya Desa Bondalem. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan dua paket sabu yang disembunyikan oleh tersangka Jantuk di dalam bungkusan rokok. Atas temuan itu, Jantuk pun tak dapat berkelit,  selanjutnya digiring ke Mapolres Buleleng untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dihadapan petugas, Jantuk mengaku membeli sabu-sabu itu pada seorang pengedar berinisial G warga asal Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

BACA :  Tari Joged Bumbung Buleleng, Tarik Perhatian Ribuan Pasang Mata di PKB 2024

 

Kini, sebut AKP Suparta, pihaknya telah memasukkan G dalam daftar pencarian orang (DPO). Sebelumnya, Jantuk juga pernah diciduk pada tahun 2015 lalu atas kasus serupa. Ia dikenakan hukuman penjara selama satu tahun, dan bebas pada 2016 lalu.

Selain Jantuk, Aparat Satuan Narkoba Polres Buleleng juga berhasil menciduk seorang pengguna sabu-sabu bernama I Wayan Sudarma alias Mang Dek 42. Pria asal Banjar Dinas Segara, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan Buleleng ini diciduk pada Rabu (1/5) lalu, sekira pukul 17.30 wita saat itu baru saja usai membeli sabu-sabu dari seorang pengedar berinisial Dek Su.

Mang Dek ditangkap di Jalan Banjar Dinas Labuan Aji, Desa Temukus, Kecamatan Banjar.

Niat mengelabui petugas, Mang Dek menyimpan sabu-sabunya di dalam boneka gantungan kunci. Beruntung aksi tersebut berhasil diketahui oleh polisi. Atas penangkapan ini, petugas berhasil menyita satu paket sabu dengan berat 0.27 gram brutto.

“Jadi total ada dua DPO, keberadaanya masih kami kejar.  Kedua pelaku ini (Jantuk dan Mang Dek) lain jaringan. Sementara keduanya kami amankan karena menguasai. Akan kami kembangkan apakah mereka berperan sebagai pengedar atau pengguna,” tandasnya.

BACA :  Masuk “Radar” Golkar, Lanang : Kami Tidak Kemana-mana, Tapi Ada Dimana-mana

Akibat perbuatannya, Jantuk dan Mang Dek dijerat dengan pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2019 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara, serta denda paling banyak Rp 8 Miliar.

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular