sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Seorang pegawai kelurahan di Kecamatan Buleleng, berinisial I Made MY alias Puyung (54) harus berurusan dengan aparat kepolisian. Pria asal Banjar Dinas Bangah, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini dibekuk anggota Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Buleleng, lantaran menyimpan barang haram jenis sabu-sabu.

Seijin Kapolres Buleleng, Kasat Narkoba AKP I Ketut Suparta menjelaskan, tersangka Puyung diciduk dikediamannya pada Senin (11/3) sekira pukul 09.00 wita.

Nah, saat dilakukan penggeledahan, polisi berhasil menemukan dua paket sabu seberat 0.51 gram brutto, serta satu buah alat hisap sabu. Kepada polisi, tersangka Puyung mengaku membeli barang haram tersebut kepada seorang pengedar bernama Agus sejak tiga bulan terkahir.

Baca: Bawa 12 Paket Sabu, Tukang Tempel Ini Dituntut Jaksa 9 Tahun

Ditemui Jumat kemarin, Puyung enggan berkomentar banyak. Namun ia mengaku telah menyesali perbuatannya.

“Ya saya salah. Sedikitpun saya ngomong tetap saya salah, karena saya makai narkoba,” singkatnya sembari bergegas meninggalkan sejumlah awak media di Mapolres Buleleng, Jumat (15/3).

Selain mengamankan Agus dan Puyung, ada satu pengguna narkoba lainnya yang juga berhasil terciduk. Ia adalag Ketut Yasa alias Togog.

Masih kata AKP Suparta, tersangka Togog adalah jaringan lain. Pria berusia 39 tahun ini diciduk pada Senin (11/3) sekira pukul 19.30 wita, di jalan Dusun Rawe, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Buleleng. Di dalam jeketnya, ditemukan satu paket sabu seberat 0.14 gram brutto.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here