Kumulatif Sembuh 3.036 Orang, Bertambah 55 Orang

Perkembangan Akumulatif Covid-19 di Bali Senin (3/8).
Perkembangan Akumulatif Covid-19 di Bali Senin (3/8).

DENPASAR, balipuspanews.com – Update kasus Covid-19 di Bali, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan kabar gembira terkait perkembangan Covid-19 terus mengalami peningkatan yang signifikan, hari ini Senin (3/8) sebanyak 55 orang pasien dinyatakan sembuh, hingga secara kumulatif mencapai 3.026 orang.

Untuk hari ini, sesuai data terhimpun,
persentase kesembuhan mencapai, 85,75 persen. Dengan demikian peningkatan persentase terus mengalami peningkatan, dari sebelumnya sebesar 85,18 persen.

Untuk pasien yang berhasil disembuhkan hari ini, yang paling banyak di Kota Denpasar sebanyak 22 orang, kabupaten Badung sebanyak 6 orang, kemudian disusul Bangli 7 orang, Karangasem dan Gianyar masing-masing 6 orang.

Sedangkan di kabupaten Tabanan sebanyak 3 orang, Klungkung 2, dan Buleleng sebanyak 3 orang.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra yang juga Sekda Provinsi Bali juga melaporkan penambahan kasus positif Covid-19 bertambah 41 orang yang disebabkan karena transmisi lokal. Secara kumulatif pasien yang positif Covid-19 di Pulau Dewata sebesar 3.529 orang.

“Berdasarkan data tersebut, jumlah pasien yang berhasil disembuhkan lebih banyak daripada penambahan terkonfirmasi positif. Dilihat dari persentase juga terus meningkat dibandingkan kemarin,” jelasnya.

Selama sepekan lebih, kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 tercatat nihil, sehingga kumulatif meninggal tetap diangka 48 orang dengan persentase mengalami penurunan, mencapai sebesar 1,36 persen.

Sedangkan saat ini pasien positif yang masih dalam perawatan (kasus aktif) mengalami penurunan, tersisa sebanyak 455 orang yang dirawat di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering.

Beberapa himbauan juga dikeluarkan mengingat kasus transmisi lokal terus terjadi sehingga secara akumulatif berjumlah 3.138 orang terdiri dari 3.126 WNI dan 12 WNA.

Hal ini berarti masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya pencegahan Covid-19 seperti mencuci tangan pada air mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencegah kerumunan.

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

“Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” pungkas Dewa Indra.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan