BANGLI, balipuspanews.com – Mencegah mewabahnya virus Corona, bendesa adat Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli menutup sementara kunjungan wisatawan.

“Keputusan diambil melalui paruman, ada aspirasi dari warga supaya ditutup. Saya sebagai bendesa akhirnya menggelar paruman, keputusannya ditutup,” kata Supat.

Penutupan itu dituangkan dalam surat untuk disebarluaskan

Dalam surat itu juga sudah disampaikan penutupan dilakukan mulai Rabu (18/03/2020) sampai dengan Senin (30/03/2020).

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor : 7194 Tahun 2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Panduan Tindak Lanjut terkait Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

Supat menuturkan, pada kondisi normal Desa Penglipuran dikunjungi wisatawan rata-rata 700 orang per hari.

Namun, selama merebaknya corona turun drastis sampai 300 per hari.

“Kalaupun tetap dibuka kan sekarang yang datang sudah menurun, apalagi keselamatan warga yang utama,” kata Supat.

Sehingga baik wisatawan mancanegara maupun domestik tidak diperbolehkan masuk ke areal desa.

“Kita ini kan objeknya desa, jadi ada warga di sini. Makanya sekalian ditutup,” tambah Supat.(ris/BPN/tim)