Kurangi Pembelian Impor, Pusat Berikan Bantuan Bibit Bawang Putih Lokal

Pengecekan perkembangan bantuan bawang putih di Subak Jembong, Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng tahun 2022 lalu
Pengecekan perkembangan bantuan bawang putih di Subak Jembong, Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng tahun 2022 lalu

BULELENG, balipuspanews.com – Pemerintah Pusat lewat Kementerian Pertanian RI akan menggelontorkan bantuan bibit untuk pengembangan bawang putih lokal sekitar 14 ton kepada dua kelompok tani bawang putih di Kabupaten Buleleng.

Tujuannya yakni untuk mengurangi pembelian terhadap bawang putih impor yang justru dominan lebih diminati oleh masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Hortikultura Dinas Pertanian Buleleng, I Gede Subudi menyebut bantuan bibit itu akan diterima Kelompok Tani Sari Merta dan Kelompok Tani Ternak (KTT) Lembu Wibuh Winangun di Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Dimana Kelompok Tani Sari Merta akan mendapatkan jatah bantuan untuk pengembangan bawang putih seluas 15 hektare, dan KTT Lembu Wibuh Winangun seluas 5 hektare.

Masing-masing kelompok tani tersebut akan mendapat bantuan bibit yang sebanyak 700 kilogram per hektare, yang jika dikalkulasikan mencapai sekitar 14 ton.

“Adapun bantuan bibit bawang putih yang akan diberi jenis varietas lumbu hijau. Jumlah bibit yang diberikan 700 kilogram per hektare Bantuan tersebut diberikan Pemerintah Pusat melalui anggaran APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara),” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (23/1/2023).

Nantinya bantuan bibit akan disalurkan oleh UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Balai Perbenihan Pengawasan Sertifikasi Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Bali. Untuk pengadaannya dilakukan oleh BPSB (Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih) Bali. Dinas Pertanian Buleleng juga akan memberikan bantuan sarana dan prasarana berupa pupuk.

Bantuan tersebut diberikan atas usulan yang dikirim oleh para kelompok petani sejak 2022 lalu. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengecekan dan kesiapan dari para kelompok petani tersebut, agar bantuan yang diberikan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Kami dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi kepada kelompok penerima bantuan, terkait tata cara penanaman agar menghasilkan bawang putih yang baik,” imbuhnya.

Kemudian Subudi menambahkan, pemberian bantuan bibit bawang putih sejatinya sudah dilakukan sejak tahun lalu, menggunakan APBN dan APBD.

Pihaknya berharap melalui bantuan bibit ini, para petani berminat untuk menanam bawang putih, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Buleleng. Sekaligus upaya untuk mengendalikan inflasi.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan