Salah seorang pelanggar Perda Sampah saat jalani persidangan di Pengadilan Negeri Singaraja.

SINGARAJA, balipuspanews.com — Tiga (3) pelanggar Perda Nomor 6 Tahun 2018 Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2013, tentang Pengelolaan Sampah kembali menjalani persidangan di Ruang Sidang Kartika, Pengadilan Negeri Singaraja, Rabu (15/1).

 

Tiga orang pelanggar terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Minggu (12/1) malam. Ketiga pelanggar itu, Anggia asal Malang, Anwarudin beralamat di Jalan Jalak Putih, dan Kadek Dekerti beralamat di Jalan Hasanudin Singaraja. Ketiga pelanggar ditangkap malam hari dengan waktu yang berbeda-beda ketika Satpol PP melaksanakan patroli dimulai sejak pukul 22.00 hingga pukul 01.00 dini hari.

 

Hakim Tunggal I Gede Karang Anggayasa, SH., MH usai persidangan mengatakan, para pelanggar dikenakan hukuman denda sebesar 250 ribu rupiah atau kurungan selama dua hari. Kedepan, jika masih ditemukan pelanggaran yang sama, rencananya hukuman akan ditingkatkan lagi agar dapat menambah efek jera kepada masyarakat.

 

Menurutnya, jika besaran denda atau kurungan tak ditingkatkan lagi, disinyalir oknum-oknum yang kebal hukum bisa saja mengabaikan peraturan.

 

“Rencananya kedepan denda tidak akan saya terapkan lagi, tetapi hukuman kurungan langsung yang akan saya berikan sesuai dengan tindak pidananya,” tegasnya.

 

Sementara, Kasi Penyelidikan Satpol PP Buleleng, Dewa Made Sumardana ikut hadir saat pelaksanaan sidang menjelaskan, setelah penangkapan ini diharapkan timbul efek jera di kalangan masyarakat.

 

“Kami dari Satpol PP tidak ada henti-hentinya untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan,” singkatnya.

 

Terpisah, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana menegaskan, sejatinya hal tersebut tidak ingin dilakukan seandainya masyarakat peduli dan cinta terhadap lingkungan. Mindset pada beberapa oknum masyarakat harus segera diubah untuk menciptakan Buleleng yang bersih, asri dan sehat.

 

“Karena pengembangan dan pembangunan di Buleleng ini, berbasis dengan lingkungan. Mari kita prioritaskan kebersihannya lebih dahulu,” tandasnya.