Kamis, Oktober 29, 2020
Beranda Bali Denpasar Lagi, 33 Pedagang Pelataran Pasar Kumbasari di Test Swab

Lagi, 33 Pedagang Pelataran Pasar Kumbasari di Test Swab

DENPASAR, balipuspanews.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar melalui Puskesmas II Denpasar Barat bersama Perumda Pasar Sewakadarma melaksanakan Swab Test kepada para pedagang yang biasa berjualan di kawasan tersebut.

Sebanyak 33 orang pedagang serta beberapa staf pasar yang pernah kontak erat dengan pedagang yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 tercatat mengikuti Swab Test guna memastikan status kesehatannya yang dilaksanakan di Pasar Kumbasari, Jumat (12/6/2020).

Dikonfirmasi, Dirut Perumda Pasar Sewakadarma Pasar Badung Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata menjelaskan bahwa pelaksanaan Swab Test ini sebagai tindak lanjut atau screening awal menyikapi beberapa pedagang Pelataran Pasar Kumbasari yang dinyatakan positif Covid-19 sebelumnya.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan pedagang sekitar dan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman serta sehat bagi pengunjung dan pedagang Pasar Kumbasari.

“Setelah berkoordinasi dengan Puskesmas II Denpasar Barat, kami langsung laksanakan Swab Tes untuk pedagang dalam radius 10 meter dari lokasi lapak pedagang yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya

Gus Kompyang juga menjelaskan bahwa untuk saat ini lokasi pedagang yang dinyatakan Positif Covid-19, untuk sementara waktu tempatnya ditutup selama 6 hari.

“Untuk keamanan dan keselamatan kesehatan bersama, saat ini pedagang yang bersebelahan akan ditutup selama 6 hari, nanti sambil menunggu hasil Swab Test, apabila hasilnya semua negatif maka pedagang di sebelahnya bisa dibuka setelah 6 hari. Untuk mensterilkan lokasi dan seluruh areal pasar kami lakukan disinfeksi dengan melakukan penyemprotan disinfektan setiap hari, sehingga lokasi tersebut bisa steril,” papar IB Kompyang Wiranata.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengatakan pihaknya belakangan ini gencar dan masif melakukan tracing dan testing.

“Kami memang saat ini terus secara masif melakukan tracing dan testing terhadap orang yang pernah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga bisa lebih cepat dilakukan bloking dan isolasi atau karantina,” ungkap Dewa Rai.

Dewa Rai menjelaskan secara statistik memang angka kasus Covid-19 akan kelihatan melonjak tajam, tetapi hal ini sebagai bagian dari strategi untuk mempercepat memutus rantai penularan Covid-19.

“Dengan diketahui lebih cepat status orang yang terpapar virus corona akan lebih mudah melakukan bloking, isolasi, karantina dan treatmen bagi yang bersangkutan,” imbuhnya.

 

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Putu Artayasa

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Usut Praktik Jual Beli Senjata Ilegal ke Separatis Papua

JAKARTA, balipuspanews.com - Praktik jual beli senjata ilegal ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang melibatkan oknum anggota Brimob harus diselidiki secara tuntas...
Member of