Lagi Kluster Keluarga Dominasi Penambahan Pasien Terkonfirmasi di Buleleng

Sekda Buleleng juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Buleleng, Gede Suyasa
Sekda Buleleng juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Buleleng, Gede Suyasa

BULELENG, balipuspanews.com – Setelah sempat terjadi di tiga tempat pasien terkonfirmasi dari kluster keluarga. Kali ini kembali kluster keluarga terjadi di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng. Hal tersebut diperkirakan terjadi sebelum salah satu pasien ditetapakan terkonfirmasi positif Covid-19 dalam satu keluarga.

Sekda Buleleng juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Buleleng, Gede Suyasa menyebutkan, Kamis (21/01/2021), penambahan pasien terkonfirmasi kembali terjadi.

Kali ini jumlahnya ada 15 pasien yang berasal dari Kecamatan Buleleng 8 orang, Kecamatan Sukasada 3 orang, Kecamatan Banjar 2 orang, Kecamatan Kubutambahan dan Gerokgak masing-masing 1 orang.

Sementara untuk pasien sembuh bertambah 14 orang yang berasal dari Kecamatan Buleleng 6 orang, Kecamatan Sukasada 7 orang, dan Kecamatan Gerokgak 1 orang.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Buka Sosialisasi Perpustakaan Proklamator Bung Karno

“Hari ini ada penambahan baru 15 orang, sembuh 14 orang,” sebutnya.

Lebih lanjut Suyasa memaparkan dari sejumlah pasien terkonfirmasi sebagian besar masih saja yang mendominasi dari kluster keluarga. Terbaru kluster keluarga terjadi di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng.

Dimana sebelum salah satu anggota keluarga dinyatakan terpapar, sempat terjadi kontak, namun sebelum dinyatakan positif satu keluarga itu diketahui setelah dibawa ke salah satu rumah sakit swasta.

Kemudian kasus terkonfirmasi itu dikembangkan, sehingga lima orang dinyatakan positif terpapar dalam satu keluarga.

“Sebelum ditetapkan kasus positif, kan sempat kontak jadi dibawa ke rumah sakit swasta lalu dinyatakan positif setelah dikembangkan keluarganya lima positif ini yang paling banyak di Buleleng,” ungkapnya.

Baca Juga :  Piala Dunia 2022 Qatar, Bukti Agama dan Sepak Bola Bisa Menyatu dalam Perbedaan

Sementara itu saat disinggung terkait kaitannya hubungan penambahan pasien yang terjadi apa ada hubungannya dengan wilayah yang dibatasi aktivitas masyarakatnya, ia menegaskan bahwa hal tersebut sudah tidak terjadi di wilayah itu, dan saat ini memang ada penambahan, namun ia kembali menekankan tidak di wilayah tersebut.

Selain itu tidak bosan-bosannya Suyasa mengajak warga untuk selalu ingat menggunakan masker saat beraktivitas, mencuci tangan, serta tetap ingat menjaga jarak saat bertemu dengan seseorang.

Bahkan ia meminta sekiranya jika didalam keluarga sudah ada yang bergejala maka segera dilaporkan jangan ditunggu sampai sudah sangat keras. Sebab saat ini keluarga juga dituntut sebagai bemper utama untuk menahan laju Covid -19.

Baca Juga :  Buleleng Peroleh Dana Insentif Daerah Setelah Dinilai Sukses Kendalikan Inflasi

“Tidak ada lagi kaitan dengan kasus lama walaupun Sukasada ada satu dan sambangan ada satu jadi bukan di wanagiri ataupun pancasari tidak ada itu,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan