Pelaku diamankan aparat Kepolisian
Pelaku diamankan aparat Kepolisian

BULELENG, balipuspanews.com – Jengkel dengan terjadinya kehilangan beberapa uang tunai dan perhiasan secara beruntun Ketut Ardini akhirnya mendatangi Polsek Banjar untuk melaporkan kejadian tersebut.

Polsek Banjar yang menerima laporan tersebut langsung mendalami kasus sampai akhirnya hari Selasa (2/6/2020) pukul 20.00 Wita pelaku pencurian bernama Gede S alias Loleng berhasil diringkus oleh pihak Polsek Banjar dengan dibantu oleh pihak desa setempat.

Lelong yang merupakan warga kelahiran Desa Banyuseri yang beprofesi penggarap tersebut nekat mencuri dirumah korban secara beruntun.

Berawal dari sering mengantar korban akhirnya pelaku nekat melakukan aksi jahatnya yang pertama tahun 2019.

Seolah tak diduga tepat pada (4/5/2020) kakak dari korban juga kehilangan uang tunai sebesar 20 juta yang disimpan di almari tempat tidurnya ditambah sebelumnya sang kakak pernah kehilangan sebuah celengan.

Hampir sebulan berlalu tepat pada Kamis (28/5/202) sekitar jam 17.00 wita korban kembali kehilangan barang berupa kalung emas beserta mainannya, cincin emas, sepasang sumpel emas lengkap dengan surat pembelian dan ditambah uang tunai sebesar 450 ribu yang juga tersimpan dalam almari kamar tidur korban.

“Ini diawali dari pencurian tahun lalu 2019 kemudian kakak korban kehilangan sejumlah uang tunai dan pada kejadian berikutnya pelaku mengulanginya tanggal 28 mei kemarin dia mencuri mas ini berikut surat surat dan ditambah uang tunai yang ada di TKP,” Jelas Kapolsek Banjar
AKP Made Agus Dwi Wirawan, S.H.,M.H. Kamis (4/6/2020).

Agus juga menambahkan bahwa pihaknya yang telah menerima dan mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan penyelidikan serta olah TKP, hingga akhirnya terungkap beberapa alat pendukung terhadap tindak pidana yang terjadi.

Selain menyelidiki tempat kejadian pihaknya juga meminta keterangan beberapa saksi yang dimiliki sampai akhirnya mengarah ke tersangka Gede S alias Loleng.

“Tentunya kami tidak diam, kanit reskrim langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP sekitar akhirnya terungkap beberapa alat pendukung, kemudian dari keterangan saksi yang kita miliki ditemukanlah tersangka Loleng,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penangkapan akhirnya pelaku mengaku sudah memakai uang tunai senilai 20 juta tersebut untuk membeli satu unit sepeda motor Honda CBR warna merah tahun 2015 (DK6059IU).

Sementara itu untuk proses kasus tersebut pelaku dikenakan pasal 363 namun itu dikatakan masih sementara kerana akan dikembangkan kembali.

Hal tersebut disebabkan pihak polsek Banjar sebelumnya telah mendapat beberapa laporan dari beberapa kapolsek lain terkait pencurian tersebut.

“Terhadap pelaku sementara kita kenakan pasal 363 namun kami masih mendatakan beberapa TKP di polsek lain karena tadi malam ada beberapa kapolsek yang menghubungi kami untuk di kembangkan terkait juga ada beberapa lokasi ditempat tinggal aslinya di desa Banyuseri kitapun masih kembangkan mudah mudah ada perkembangan dan kabar baik,” tutupnya.

Penulis/Editor : Nyoman Darma/Putu Artayasa