Lansia dan Penderita Imunokompromais Jadi Prioritas Vaksinasi Booster di Denpasar

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menerima vaksinasi booster di RSUD Wangaya, Jumat (14/1/2022)
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menerima vaksinasi booster di RSUD Wangaya, Jumat (14/1/2022)

DENPASAR, balipuspanews.com – Masyarakat Kota Denpasar kini sudah dapat menerima vaksinasi booster atau dosis ketiga secara gratis. Namun pada pelaksanaan tahap awal ini lansia dan penderita imunokompromais.

Pencanangan vaksinasi booster itu diresmikan Wali kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di RSUD Wangaya, Jumat (14/1/2022).

Usai pencanangan, Wali Kota Jaya Negara bersama Forkopimda berkesempatan meninjau dan mengikuti vaksinasi booster yang diselenggarakan secara gratis.

Wali Kota Jaya Negara mengatakan, Denpasar menjadi salah satu kota di Indonesia yang memenuhi syarat untuk melaksanakan vaksinasi ketiga atau booster. Dimana, vaksinasi masyarakat umum telah melebihi 70 persen dan vaksinasi lansia telah melebihi 60 persen.

“Saat ini di Kota Denpasar vaksinasi masyarakat umum sudah mencapai 122 persen dan lansia di atas 100 persen, sehingga Kota Denpasar memenuhi syarat untuk melaksanakan vaksinasi booster,” ujarnya didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Dewa Gede Rai.

Lebih lanjut dijelaskan, pemberian vaksinasi booster bertujuan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan dari Covid-19.

Meskipun telah divaksinasi, Jaya Negara mengajak masyarakat untuk tetap disiplin menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan 5M sebagai kunci untuk memberikan perlindungan yang optimal.

“Meskipun sudah mengikuti vaksinasi lengkap, kami mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini,” ajaknya.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Ni Luh Putu Sri Armini menjelaskan, vaksinasi dosis ketiga atau booster merupakan program pemerintah.

Dimana, vaksin ini diberikan secara gratis bagi masyarakat umum berusia diatas 18 tahun. Namun demikian, pada pelaksanaan tahap awal ini lansia dan penderita imunokompromais menjadi prioritas dengan catatan telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap minimal 6 bulan.

Sri Armini menjelaskan, berdasarkan rekomendasi ITAGI dan persetujuan BPOM serta mempertimbangkan ketersediaan vaksin, kombinasi awal dari pemberian vaksinasi booster dibagi menjadi dua jenis.

Yakni vaksin primer menggunakan Sinovac maka vaksin booster menggunakan AstraZeneca (half dose) atau Pfizer (half dose). Sementara jika vaksin primer menggunakan AstraZeneca maka vaksin booster pakai Moderna (half dose).

Dikatakannya, vaksinasi tahap ketiga atau booster ini secara teknis sama dengan vaksinasi sebelumnya.

Dimana, pelaksanaanya dipusatkan di 40 fasyankes dan vaksinator yang tersebar di wilayah Kota Denpasar dengan sasaran yang telah ditetapkan sebanyak 573 ribu orang.

“Saat ini kita sudah menerima 13 ribu vaksin booster dan telah tersebar ke fasyankes, nanti sore vaksin booster dijadwalkan tiba di Kota Denpasar, tentu kami berharap kelancaran distribusi vaksin booster untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat,” ujarnya.

Sri Armini menjelaskan, selain vaksinasi booster, saat ini Pemkot Denpasar sedang melaksanakan optimalisasi vaksin kedua untuk anak-anak usia 6-11 tahun.

Sementara, Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar, dr. Anak Agung Made Widiasa, S.pA mengatakan, bahwa RSUD Wangaya sebagai salah satu fasyankes telah siap melaksanakan vaksinasi dosis ketiga atau booster bagi masyarakat.

Dimana, segala sarana dan prasarana termasuk vaksinator telah disiapkan. Karenanya, bagi masyarakat yang telah mengantongi tiket vaksinasi dapat segera melaksanakan vaksinasi booster di RSUD Wangaya dari pukul 08.00 – 13.00 WITA.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Dandim 1611 Badung Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira dan I Made Mulyawan Arya, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana serta OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar.

Penulis: Gde Candra

Editor: Oka Suryawan

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version