19/09/2020, 1:37 AM
Beranda Bali Denpasar Lapangan Puputan Badung, Taman Kota, dan Lapangan Lumintang Ditutup Kembali Menyusul Meningkatnya...

Lapangan Puputan Badung, Taman Kota, dan Lapangan Lumintang Ditutup Kembali Menyusul Meningkatnya Kasus di Denpasar

DENPASAR, balipuspanews.com – Sempat dibuka saat penerapan new normal di Bali, Lapangan Puputan Badung, Denpasar, kembali ditutup.

Penutupan salah satu lapangan favorit masyarakat Denpasar ini berlaku mulai hari ini, Minggu (13/9/2020) siang, sekitar pukul 12.00 Wita.

Penutupan ini dilakukan menyusul meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar, serta berdasarkan rilis dari BNPB, dimana Kota Denpasar masuk zona merah Covid-19 yang sebelumnya zona orange.

Selain Lapangan Puputan Badung, dua tempat lainnya yakni Lapangan Lumintang dan Taman Kota Lumintang juga ditutup.

Tampak di areal pinggir Lapangan Puputan Badung kembali dipasang garis kuning dilarang melintas.

Kendati demikian, beberapa warga dan pedagang masih beraktivitas di tengah lapangan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi mengungkapkan, penutupan ini dilakukan untuk menekan penularan Covid-19 di tempat umum.

Terlebih di saat kasus positif semakin meningkat, banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.

“Kedisiplinan masyarakat kurang, banyak kami temukan tidak memakai masker dan berkerumun. Sehingga untuk menghindari peningkatan kasus yang lebih besar, mulai hari ini, Gugus Tugas memutuskan untuk menutup kembali tiga tempat publik ini,” ujar Dewa Rai.

Lebih lanjut Dewa Rai menambahkan, penutupan ini akan dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dirinya mengimbau masyarakat yang biasa menggunakan tiga tempat publik ini agar sementara tidak datang ke sana.

“Kalau berolahraga untuk sementara lakukan di rumah. Ini untuk kebaikan kita bersama,” pesannya.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk memaklumi hal ini apalagi peningkatan kasus yang dikarenakan kluster tempat publik semakin meningkat.

Untuk saat ini penutupan baru dilaksanakan di dua lapangan dan taman kota saja sambil melihat perkembangan kasus selanjutnya.

“Sementara lapangan saja dulu kami tutup sambil melihat perkembangan dan situasi lebih lanjut,” kata dia.

Dewa Rai menambahkan, memang belum banyak masyarakat yang tahu terkait penutupan lapangan ini.

Apalagi saat hari Minggu yang notabene banyak masyarakat datang melakukan aktivitas olahraga maupun rekreasi khususnya saat sore hari.

“Tentu masyarakat banyak yang belum tahu, sehingga nanti melalui Satpol PP dan Dinas Perkim yang akan memantau atau menjaga serta memberikan permakluman seandainya ada warga yang datang,” imbuhnya.

Nantinya, para petugas yang berjaga ini akan mengarahkan masyarakat agar sementara tidak berkunjung. Terlebih saat hari Minggu sore biasanya lapangan akan sangat padat.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Gali Lubang Pondasi, Dua Buruh asal Sumba Tewas Tertimbun

GIANYAR, balipuspanews.com - Akhir hidup yang cukup tragis menimpa dua buruh proyek asal Sumba, NTT. Keduanya tewas tertimpa longsoran tanah saat menggali pondasi bangunan...

Dapat Info Terkait Adanya Tajen, Polsek Banjar Langsung Grebeg Lokasi

BULELENG, balipuspanews.com - Pelaksanaan kegiatan judi sabung ayam (tajen) jelas dilarang sesuai pasal 303 KUHP, berdasarkan hal itu pihak kepolisian terus mengadakan pemantauan terhadap...
Member of
Dewan Pers

Download Balipuspanews
Google Play