GIANYAR, balipuspanews.com – Transformasi layanan digital yang dilakukan Perpustakaan Nawaksara Kabupaten Gianyar berhasil meningkatkan minat masyarakat dalam mengakses layanan literasi.
Sepanjang tahun 2025 hingga April 2026, jumlah kunjungan online tercatat mencapai ratusan ribu pengunjung.
Data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar menunjukkan, sepanjang 2025 jumlah pengunjung online Perpustakaan Nawaksara mencapai 147.690 orang. Kunjungan tertinggi terjadi pada April 2025 dengan 22.700 pengunjung, disusul Maret sebanyak 17.877 pengunjung dan Mei sebanyak 15.820 pengunjung.
Tingginya angka kunjungan tersebut mencerminkan meningkatnya pemanfaatan layanan perpustakaan digital oleh masyarakat, khususnya dalam mengakses bahan bacaan dan informasi secara daring.
Memasuki 2026, antusiasme masyarakat terhadap layanan digital perpustakaan masih tinggi. Hingga April 2026, jumlah kunjungan online tercatat sebanyak 43.968 orang. Rinciannya, Januari sebanyak 8.857 pengunjung, Februari 13.499 pengunjung, Maret 13.334 pengunjung, dan April 8.278 pengunjung.
Selain layanan digital, kunjungan langsung ke Perpustakaan Nawaksara juga tetap aktif. Selama Januari hingga April 2026, jumlah pengunjung offline mencapai 1.734 orang. Sementara itu, layanan Perpustakaan Keliling (Pusling) berhasil menjangkau 1.204 pengunjung hingga Mei 2026.
Kepala Bidang Layanan dan Pelestarian Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar, I Nyoman Bidi Sastra Sedana, S.IP., M.Si., mengatakan peningkatan jumlah kunjungan tidak lepas dari berbagai inovasi layanan dan program literasi yang terus digencarkan.
“Berbagai upaya dilakukan untuk menambah kunjungan, di antaranya melaksanakan kegiatan perpustakaan keliling, lomba pembudayaan gemar membaca, sosialisasi daring maupun offline melalui media sosial, kunjungan ke sekolah-sekolah, serta mengundang satuan pendidikan untuk melaksanakan tour perpustakaan dan memanfaatkan layanan di Perpustakaan Daerah Nawaksara,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, transformasi layanan digital menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap perpustakaan. Meski demikian, layanan tatap muka dan kegiatan literasi di lapangan tetap dioptimalkan guna menumbuhkan budaya membaca di tengah masyarakat.
“Kita berharap keberadaan Perpustakaan Nawaksara dapat terus menjadi pusat literasi dan edukasi masyarakat Gianyar, baik melalui layanan digital maupun pelayanan langsung kepada masyarakat,” katanya.
Peningkatan kunjungan tersebut menjadi indikator positif bahwa minat baca masyarakat terus tumbuh seiring kemudahan akses layanan perpustakaan berbasis digital yang kini semakin mudah dijangkau kapan saja dan di mana saja.
Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan



