Senin, Juni 24, 2024
BerandaJembranaLebaran Pemudik Masih Ramai

Lebaran Pemudik Masih Ramai

Gilimanuk, balipuspanews.com- Para pemudik masih terlihat ramau saat Hari Raya Lebaran Lebaran, Minggu (25/6) pemudik yang menyebrang ke Jawa melalui pelabuhan Gilimanuk masih membanjir.

“Saya memilih mudik pas hari raya agar tidak ngantre. Selain itu selama sepuluh tahun tinggal di Bali biar pernah sholat Idul Fitri di Bali,” ujar Satya, pemudik asal Banyuwangi .

Ada juga pemudik yang mengaku sengaja memilih mudik usai sholat Id dan halal bihalal dengan kerabat atau tetangganya di rantauan yang tidak mudik.

“Selesai Sholat Id dan halal bihalal dengan kerabat dan tetangga disekitar tempat kos, baru saya pulang untuk berkumpul dengan keluarga di Muncar,”ujar Andi pemudik asal Kalipuro. Arif, asal Jajag mengatakan dirinya baru bisa mudik karena baru mendapat libur.

“Saat ini di hotel tempat saya kerja, wisatawan lokal sedang ramai makanya baru bisa libur inipun saya tukaran dengan teman biar bisa silahturahmi dengan keluarga dan kerabat di kampung,”terangnya.

Selain pemudik, wisatawan lokal yang masuk Bali juga masih membanijir. Mereka yang mengunakan mobil pribadi selalu memenuhi kapal yang berlayar dari pelabuhan Ketapang.

BACA :  Menuju Peringatan Hari Anak Nasional, Kemen PPPA Ajak Dengarkan Suara Anak Indonesia

 

Pantauan dipelabuhan Gilimanuk, aliran pemudik sejak pagi bail yang mengunakan sepeda motor maupun mobil pribadi mulai mengalir ke pelabuhan. Semakin siang aliran pemudik yang yang hendak menyebrang ke Jawa semakin membludak sehingga terjadi antrean di loket tiket. “Sejak pagi kendaraan terus berdatangan. Rata-rata mereka pemudik yanbg baru pulang,” ujar seorang Eka petugas loket tiket
Mereka yang memilih mudik di hari H tersebut sebagian besar berasal dari Banyuwangi atau mereka yang sudah menikah dan menetap di Bali ingin bersilahturahmi dengan keluarganya. Mereka memilih mudik belakangan dengan alasan agar tidak terjebak antrean panjan. Selain itu juga agar mereka pernah merasakan sholat Idul Fitri di rantauan serta bisa bersilahturahmi dengan tetangga dan kerabat mereka yang ada di Bali.

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular