Wabub Sedana Artha lepas gerak jalan ketepan waktu tingkat SMP di Penglipuran, Bangli
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Bangli, balipuspanews.com- Wakil bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha tidak ingin gerak jalan untuk memperingati HUT kemerdekaan RI ke- 73 hanya berlangsung serimonial. Wakil bupati asal Sulahan, Susut itu juga menyisipkan pesan moral untuk menumbuhkan cinta kebangsaan dikalangan pelajar.  “ Siapa Kita Indonesia. Saya Indonesia, Saya Pancasila. NKRI harga mati,” pekik Sedana Arta saat melepas peserta gerak jalan ketepatan waktu tingkat SMP di Tugu Pahlawan desa Penglipuran, Bangli Kamis ( 9/8) 2018.

Ketua DPC PDIP Bangli itu juga  menghimbau semua pihak untuk selalu menyerukan yel – yel kebangsaan. Menurutnya, hal ini sangat penting mengingat belakangan bangsa Indonesia sedang mengalami cobaan dengan masuknya paham – paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

“ Belakangan banyak masuk faham-faham radikal yang mengancam keutuhan bangsa. Untuk itu kita harus selalu menggelorakan yel – yel kebangsaan untuk menambah kecintaan kita pada bangsa ini,” pintanya.

Terkait dengan pelaksanaan gerak jalan ketepatan waktu, mantan anggota DPRD Bali ini mengatakan, gerak jalan merupakan kegiatan yang sangat positif karena dapat melatih kekompakan, kebersamaan dan mengajarkan jiwa disiplin bagi generasi muda. Selain itu, ia juga berharap, generasi muda khususnya di Bangli bisa memaknai spirit gerak jalan yang mengedepankan kekompakan dan kebersamaan dalam gerak, dalam memajukan Kabupaten Bangli.

“ Melalui kegiatan ini kita ingin generasi muda bisa memaknai spirit gerak jalan yang menekankan kekompakan dan kebersamaan untuk mencapai kesuksesan bersama,”harap Wabup Sedana Arta

Sementara itu panitia penyelenggara Sang Nyoman Nada dalam laporannya menyampaikan, gerak jalan ketepatan waktu tingkat SMP kali ini diikuti oleh 51 regu.  25 regu laki-laki dan     26 regu perempuan dari perwakilan SMP se-Kabupaten Bangli. Adapun masing-masing regu, jelas dia, diisi oleh 17 orang personil dan diwajibkan menggunakan atribut bernuansa merah putih.

Lebih lanjut disampaikan, gerak jalan ketepatan waktu menempuh jarak kurang lebih 8 km dengan durasi waktu 90 menit. Sedangkan kriteria penilaian gerak jalan ketepan waktu, dinilai berdasarkan kerapian barisan, keserasian, keutuhan barisan, stamina dan yang paling penting adalah ketepanan regu menyentuh garis finish.  Adapun rute  gerak jalan ketepatan waktu, lanjut dia, mengambil start dari  halaman parkir tugu pahlawan penglipuran, menuju Jalan Nusantara, Jalan Pura Kehen, LC. Bukal, Jalan Merdeka, Patung Adipura menuju utara dan  finish di depan Kantor Bupati Bangli. ( rls/bas)

 

 

 

 

Advertisement

Tinggalkan Komentar...