Lihadnyana Harap OKP Jadi Agen Perubahan Penggunaan Produk Lokal

PJ Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana saat menerima audiensi dari OKP di Kabupaten Buleleng
PJ Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana saat menerima audiensi dari OKP di Kabupaten Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana berharap agar Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Buleleng dapat menjadi agen perubahan penggunaan produk lokal.

Hal tersebut diungkapkan Pj Bupati Lihadnyana saat menerima audiensi dari masing-masing ketua OKP yang ada di Kabupaten Buleleng, Senin (3/10/2022) bertempat di ruang kerjanya.

Lihadnyana berharap agar organisasi kepemudaan bisa menjadi agen perubahan dalam menggunakan produk lokal untuk meningkatkan perekonomian daerah. Sebab menurutnya pandemi Covid-19 memberikan pembelajaran bagi semua. Khususnya untuk perekonomian di Kabupaten Buleleng yang tidak bisa hanya mengandalkan pariwisata.

Sehingga inilah saatnya bagi semua pihak termasuk pemuda turut mengambil peran masing-masing untuk membantu pemulihan ekonomi salah satunya melalui penggunaan produk lokal.

Baca Juga :  Cabor Muaythai Klungkung Sukses Raih Juara Umum di Ajang Porprov Bali 2022

Kemudian setelah pandemi Covid-19 dan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Indonesia dihadapkan dengan meningkatnya harga pangan. Untungnya Indonesia bisa lepas dari itu karena telah ditetapkan swasembada pangan oleh Food and Organization (FAO).

“Saya juga ingin dari pemuda ini menjadi agen perubahan khususnya menggalakkan produk dalam negeri. Untuk menjaga dan menumbuhkan perekonomian kita dengan segala potensi yang dimiliki. Makanya saya menaruh harapan yang besar kepada pemuda-pemuda ini jangan kita menjadi penonton tatkala kita senang menggunakan produk luar. Karena pajaknya akan lari kesana,” terangnya.

Lihadnyana bahkan mengungkapkan masih banyak komoditas pangan yang diimport dari luar. Sehingga disinilah kata Lihadnyana pemuda seharusnya bisa menyuarakan itu sebagai bentuk jiwa korsa bahwa Indonesia adalah negara yang kaya.

Baca Juga :  Wawasan Kebangsaan Digaungkan Menjelang Pemilu 2024

“Nasionalisme kita bagaimana kita bisa mampu berdiri diatas kaki kita sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada di Indonesia. Kurangi kebanggaan kita menggunakan produk luar. Itu intinya,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam audiensi dijelaskan beberapa program kerja antara lain Jambore Kepemudaan yang diisi dengan perkemahan, dialog moderasi beragama, peran pemuda dalam pesta demokrasi, serta membangun solidaritas dan kebersamaan antar kepemudaan di Buleleng.

Jambore yang akan dilaksanakan pada Oktober ini diharapkan menjadi solusi membangun sumberdaya manusia (SDM) pemuda menghadapi bonus demografi Buleleng.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan