Limbah medis harus diolah cepat untuk mengantisipasi kerusakan lingkungan dan ancaman kesehatan
Limbah medis harus diolah cepat untuk mengantisipasi kerusakan lingkungan dan ancaman kesehatan

DENPASAR, balipuspanews.com-
Penanganan limbah medis mulai mendapatkan perhatian dari pemerhati lingkungan. Pasalnya, jika tidak diolah dengan baik bisa menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam kesehatan.

Direktur RS Bali Mandara dokter Bagus Darmayasa menyebutkan, limbah medis harus sesegera mungkin diolah setelah dihasilkan dan penyimpanan menjadi pilihan terakhir jika limbah tidak dapat langsung diolah.

Faktor penting dalam penyimpanan limbah medis adalah melengkapi tempat penyimpanan dengan penutup, menjaga areal penyimpanan limbah medis tidak tercampur dengan limbah non-medis, membatasi akses lokasi, dan pemilihan tempat yang tepat.

“Jika tidak diolah atau dilakukan penyimpanan dengan baik, limbah medis ini sangat berbahaya bagi kita,” tegasnya, Sabtu (18/1/2020).

Tidak hanya mengancam kondisi lingkungan, limbah medis juga berpotensi mengganggu kesehatan atau bahkan berujung pada kematian ketika terpapar manusia.

Limbah medis ini tergolong barang beracun dan berbahaya (B3) dari fasilitas layanan kesehatan (fasyankes).(bud/tim/bpn)