Operasi gabungan
Operasi gabungan
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com – Indikasi pemeriksaan KTP di Gilimanuk sering kecolongan ternyata tidak salah. Terbukti belasan penduduk pendatang (Duktang) yang masuk Bali tanpa dilengkapi dengan identitas lengkap lolos dari pemeriksaan di Gilimanuk.

Belasan duktang yang lolos itu ditemukan saat oprasi gabungan yang digelar, Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP) Jembrana bersama Polres Jembrana, TNI, Samsat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Perhubungan Pemkab Jembrana dan Kejaksaan Selasa menggelar oprasi gabungan di Jalan Surapati atau tepatnya di depan kantor Bupati Jembrana, Selasa (25/6/2019) pagi.

Pada oprasi gabungan itu semua kendaraan yang melintas di jalan Sudirman, diarahkan masuk ke jalan Surapati melewati di depan kantor Bupati Jembrana, untuk dilakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan bermotor, barang bawaan yang ada dalam kendaraan roda empat maupun roda dua serta identias KTP pengendara maupun penumpangnya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan ditemukan 14 pelanggaran KTP yang terdiri dari 11 orang tanpa KTP dan 3 orang ber KTP mati, 12 pelanggaran lalulintas dan 2 pelanggaran ijin trayek serta 2 pelanggaran kir. Mereka yang melanggar KTP itu dsebagian besar penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang lolos dari pemeriksaan KTP di Gilimanuk karena diduga tidak turun dari bus .

Kasat Pol PP pemkab Jembrana IGN Rai Budhi, mengatakan selain untuk mengantisipasi serbuan pendatang ke Bali pasca arus balik lebaran,operasi gabungan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi masuknya pelaku kejahatan dan bahan berbahaya seperti narkoba dan bahan peledak ke bali yang dapat mengacaukan situasi keamanan di Bali.

“Mereka yang melanggar KTP langsung disidang Tipiring untuk memberikan efek jera,” ujarnya. Selain menjaring Duktang tanpa identias dengan oprasi gabungan, juga akan dilakukan oprasi yustisi ke tempat-tempat penampungan duktang seperti kos-kosan atau rumah kontrakan. (nm/bpn/tim)