26.8 C
Denpasar
22/06/2021, 9:52 AM
BaliDenpasarLolos Insinas 2020, Penelitian Pupuk Organik Cair Bio-Inokulum UPTD Pertanian Terpadu TPHBun...

Lolos Insinas 2020, Penelitian Pupuk Organik Cair Bio-Inokulum UPTD Pertanian Terpadu TPHBun Provinsi Bali Dipaparkan di Jakarta

balipuspanews google news

DENPASAR, balipuspanews.com – Hasil penelitian mengenai Pupuk Organik Cair Bio-Inokulum yang disusun Tim UPTD Pertanian Terpadu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) Provinsi Bali akhirnya lolos dalam tahap seleksi nasional Program Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional (Insinas) pendanaan tahun 2020.

Kepala UPTD TPHbun., I Wayan Sunada, menjelaskan pihaknya telah mengajukan proposal Insinas Riset Kemitraan dengan fokus bidang riset pangan pertanian.

“ Judul yang diangkat dalam pengajuan proposal ini, yakni Intensifikasi Lahan Sub Optimal Melalui Pengembangan Pupuk Organik Cair Bio-Inokulum Plus dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Lokal Berkualitas Ekspor di Bali dan Nusa Tenggara Timur,” jelas Sunada di Denpasar, belum lama ini.

Dijelaskannya Tim pengusul dari pengajuan proposal ini ada 6 orang antara lain, Dr. I Wayan Sunada, SP., M.Agb sebagai Ketua peneliti, dan anggota peneliti terdiri dari Ir. Eko H. Agustin Juwaningsih, M.Si., Lena Walunguru, SP., M.Si. Ir. I Made Buda, M.P., I Made Londra, S.Pt., M.P., Chatlynbi T. Br. Pandjaitan, SP., M.Sc. “ Dari usulan yang sudah diajukan, dan setelah melewati seleksi administrasi Program Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional, melalui Surat undangan Kemenristedikti Nomor: B/464/E4.4/KT.04.00/2019,” jelasnya.
Sebagai Ketua Tim Peneliti, Wayan Sunada berkesempatan untuk memaparkan proposal penelitian di Hotel Sahid Serpong (Jl. Raya Serpong No. 89, Cilenggang, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, 15310) pada Senin, 9 Desember 2019 dengan agenda Paparan Proposal Insinas 2020.

“Dari seluruh Indonesia yang mengajukan proposal insinas 2020 sebanyak 68 peserta yang akan bersaing untuk mendapatkan bantuan insentif penelitian senilai Rp. 1,650 Milyar,” tandasnya.
Diuraikan Sunada, Kegiatan penelitian ini berawal dari keadaan wilayah Bali dan di NTT yang mempunyai kesamaan kondisi lahan kering dan melihat fakta di lapangan dimana masyarakat yang berprofesi sebagai petani yang kurang menyadari pentingnya pengelolaan yang baik.

“ Oleh karena itu, perlu merubah pola pikir untuk pengelolaan lahan dengan penggunaan pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Pupuk organik yang baik adalah pupuk yang mampu memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, serta tersertifikasi berdasarkan standar mutu pupuk,” lanjut Sunada.

Sedangkan tujuan Riset Pratama Kemitraan ini, dikatakan Sunada adalah untuk mengoptimalkan pengelolaan lahan lahan kering di Bali dan NTT dengan cara meningkatkan kesuburan tanah.

Peningkatan kesuburan tanah tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas tanaman organik lokal khususnya padi hitam dan bawang merah yang mempunyai nama sebagai varietas unggul nasional spesifik, berkualitas eksport. Penelitian juga ditujukan untuk memproduksi benih berlabel dan bersertifikasi organik melalui aplikasi POC Bio-Inokulum Plus.

“ Setelah melalui banyak tahapan, akhirnya saya mendapatkan undangan untuk memaparkan proposal yang diajukan sebagai riset pengembangan teknologi yang rencananya akan dikembangkan untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara Timur,” imbuh Sunada.

Sebagai informasi, Sistem Inovasi Nasional (SINas) merupakan suatu kesatuan fungsional yang saling berinteraksi dan bertujuan untuk mengembangkan inovasi nasional, meningkatkan kemampuan iptek, serta meningkatkan daya saing. Penguatan SINas telah menjadi kebijakan Undang-Undang Republik Indonesia Nomcr 11 Tahun 2019 Tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi dan perlu didukung secara konsisten oleh Kemenristek-BRIN dan para stakeholder. Karenanya Kemenristek-BRIN memberikan dukungan untuk penguatan SINas melalui instrumen kebijakan pendanaan riset seperti Program Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional (Insinas), Program Pengembangan Teknologi Industri (PPTI pada Direktorat Pengembangan Teknologi Industri.

Insinas merupakan bantuan pendanaan riset yang diselenggarakan dengan misi utama untuk penguatan Sistem Inovasi Nasional melalui peningkatan sinergi, peningkatan produktivitas, dan pendayagunaan sumberdaya litbang nasional. PPTI adalah sebuah program untuk meningkatkan relevansi dan produktivitas litbang untuk memenuhi kebutuhan teknologi di industry.

Sedangkan Program Inovasi bertujuan mendorong hilirisasi teknologi hasil penelitian dan pengembangan dan meningkatkan kapasitas industri dalam memanfaatkan hasil litbang dalam negeri.

Ketiganya merupakan program insentif yang bersifat seri, dari teori sampai dengan implementasi serta industrialisasi. Sebagai salah satu instrumen kebijakan di Kemenristek-BRIN, Program Insinas didedikasikan untuk mendorong dan menyiapkan riset yang menghasilkan produk inovasi atau produk riset yang dapat dikembangkan lebih lanjut di industri melalui program PPTI.

Program Insinas menyiapkan materi pokok hasil riset yang dapat dikembangkan dalam skema-skema pendanaan riset berikutnya yang lebih bersifat pengembangan produk menuju implementasi hasil penelitian dengan mendasarkan pada pengukuran proses pengembangan teknologi menggunakan alat ukur Tingkat Kesiapterapan Teknologi. (Rls/BPN/tim)

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Tekan Kasus Penyebaran Covid 19 Desa Dauh Puri Kelod Gelar Monitoring Prokes Sasar Tempat Usaha
03:08
Member of