Lomba Masak Ikan Patin di hajatan Twin Lake Festival V tahun 2018.
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja,balipuspanews.com — Berbagai macam olahan ikan patin disuguhkan oleh peserta Lomba Masak Ikan Patin dalam penutupan Twin Lake Festival V tahun 2018, Sabtu (7/7).

Bahan mentah ikan patin disulap menjadi makanan yang sangat lezat untuk disantap.

Lomba masak dengan bahan baku ikan patin ini merupakan kegiatan yang baru dalam pagelaran ini.

Bahan baku ikan patin ini sengaja digunakan untuk memperkenalkan ikan patin kepada masyarakat Buleleng.

Ikan patin merupakan jenis ikan yang masih satu keluarga dengan ikan lele, dimana ikan ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buleleng selaku Ketua Panitia Lomba memasak ikan patin mengungkapkan, panitia sengaja memperkenalkan ikan patin kepada masyarakat melalui lomba masak ikan patin.

Menurutnya, ikan patin memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibanding ikan jenis lain. jenis omega-3 asam lemak ini biasanya dihasilkan dari jenis ikan yang hidup di air dingin seperti ikan salmon, ikan tuna, dan ikan sarden.

Selain itu, kandungan gizi di dalam ikan patin yang berupa lemak tak jenuh sangatlah bagus untuk mencegah terjadinya resiko penyakit Kardiovaskular.

Lemak tak jenuh juga bermanfaat untuk menurunkan besarnya kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang terkandung di dalam darah sehingga dapat mencegah dan mengurangi terkena penyakit jantung koroner.

Tak hanya itu, ikan patin selain memiliki kandungan gizi yang cukup banyak, ikan patin juga memiliki harga jual yang lumayan tinggi.

“Harga ikan patin lebih baik dari ikan lele. Dipasaran harga ikan patin mencapai 30 ribu sampai 35 ribu,” ungkap Made Arnika.

Lomba memasak ikan patin ini diikuti oleh 9 Kecamatan di Kabupaten Buleleng.

Dalam lomba ini, panitia menyediakan bahan baku ikan patin sebanyak 3 Kilogram ikan patin filet dan 5 Kilogram ikan patin utuh. Peserta bebas mengolah ikan patin menjadi masakan apa saja.

“Tidak ada kriteria khusus untuk lomba masak ikan patin ini. Peserta bisa mengolahnya jadi makanan modern, dan tradisional,” tutupnya.

Juara pertama dalam lomba masak ikan patin ini dimenangkan oleh Gusti Ayu Darmayanti mewakili Kecamatan Sukasada.

Selanjutnya, juara kedua dimenangkan oleh Ni Wayan Budi Darmiasih dari Kecamatan Seririt.

Sedangkan pada posisi ketiga, diraih oleh Gede Bendesa mewakili Kecamatan Sawan.

Sebelumnya, serangkaian acara penutupan Twin Lake Festival V tahun 2018, juga digelar berbagai macam lomba seperti lomba lari lintas alam, atraksi sapi gerumbungan, restocking, penutupan jambore petualang.

Tinggalkan Komentar...