Lomba Ogoh-Ogoh 2020, Duta Kecamatan Busungbiu Keluar Sebagai Juara Terbaik

Salah satu Ogoh-Ogoh yang mengikuti penilaian yang dilakukan oleh panitia
Salah satu Ogoh-Ogoh yang mengikuti penilaian yang dilakukan oleh panitia

BULELENG, balipuspanews.com – Pelaksanaan lomba ogoh-ogoh yang gelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali namun penilaian dilakukan di masing-masing Kabupaten/Kota se-Bali. Akhirnya menghasilkan Duta Kecamatan Busungbiu, Sekaa Truna-Truni (STT) Cruti Widya Sesana, Banjar Adat Pucaksari, Desa Pucaksari, keluar sebagai terbaik pertama lomba ogoh-ogoh tahun 2020.

STT Cruti Widya Sesana Banjar Adat Pucaksari, Desa Adat Pucaksari, Kecamatan Busungbiu menjadi terbaik pertama mendapatkan nilai 603 dengan ogoh-ogoh Kereb Akasa. Terbaik kedua STT Kusa Ananta Banjar Adat Ambengan, Desa Adat Banjar, Kecamatan Banjar mendapatkan nilai 601 dengan ogoh-ogoh Sang Kala Bhuta Dungulan. Sedangkan terbaik ketiga STT Abhirama Devari Banjar Adat Liligundi, Desa Adat Buleleng, Kecamatan Buleleng mendapatkan nilai 597 dengan ogoh-ogoh Sang Jogor Manik.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara menyebutkan bahwa lomba yang digelar oleh Pemprov Bali tersebut dilaksanakan di masing-masing Kabupaten, sehingga penilaian dan juara ditentukan di masing-masing kabupaten yang dilakukan secara berjenjang dari Kecamatan.

“Ini sebenarnya lomba dari Provinsi. Namun, penilaian dilakukan di masing-masing Kabupaten/Kota dan juara ditentukan oleh masing-masing Kabupaten dengan penilaian berjenjang dari kecamatan hingga tingkat kabupaten,” ujarnya, Minggu (25/10/2020).

Lebih jauh dipaparkan proses penilaian dilakukan di tingkat Kabupaten Buleleng pada tanggal 12-16 Oktober 2020, dengan masing-masing kecamatan mengirim tiga duta dari sekaa truna desa adat yang dinilai. Setelah melakukan penilaian, pleno penetapan digelar pada tanggal 20 Oktober 2020. Berdasarkan hasil pleno, pada tanggal 23 Oktober 2020, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali mengumumkan para juara di masing-masing kabupaten/kota.

“Terbaik pertama di Buleleng merupakan duta Kecamatan Busungbiu, terbaik kedua dari Kecamatan Banjar, dan terbaik ketiga dari Kecamatan Buleleng,” jelasnya.

Tak hanya itu untuk tahun 2020 ini, ogoh-ogoh yang dilombakan adalah ogoh-ogoh yang dibuat pada saat perayaan Hari Raya Nyepi pada bulan Maret 2020 lalu. Ogoh-ogoh disimpan mengingat tidak ada pengarakan karena pandemic covid-19. Pada tanggal 31 Oktober 2020, akan dilakukan penyerahan hadiah kepada para juara di tingkat Kabupaten/Kota.

“Hari tersebut serangkaian dengan pembukaan Festival Bali Jani tahun 2020,” sebutnya.

Bahkan dirinya menambahkan akan ada uang pembinaan untuk para juara di masing-masing Kabupaten/Kota. Untuk juara pertama mendapatkan Rp. 50 juta, juara kedua Rp. 35 juta dan juara ketiga Rp. 25 juta. Sisanya sejumlah 24 ogoh-ogoh lainnya yang sudah menjadi terbaik di tingkat kecamatan tetap mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 5 juta.

“Penilaiannya dilakukan secara serentak di Sembilan Kabupaten/Kota namun lombanya pihak Dinas Kebudayaan Provinsi Bali yang menyelenggarakan,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan