Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaJembranaLupa Cabut Charger Ponsel di Colokan Listrik, Rumah Warga Terbakar

Lupa Cabut Charger Ponsel di Colokan Listrik, Rumah Warga Terbakar

NEGARA, balipuspanews.com – Empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Pemkab Jembrana, Minggu (28/3/2021) malam, dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap rumah warga. Setelah berjuang selama dua jam akhirnya api berhasil dipadamkan.

Kebakaran rumah milik S,60, di Banjar Munduk Bayur, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, diketahui sekitar pukul 20.00 WITA. Sebelumnya RM,33, anak S masuk rumah mengambil Ponsel miliknya yang dicharger di kamar.

Kemudian R pergi membawa ponselnya ke rumah tetangga dengan meninggalkan charger masih nyantol di cuk listrik. Sekitar pukul 20.00 WITA R yang pulang kaget melihat api sudah besar melalap atap rumah.

Melihat rumah terbakar, R lalu manggil orang tuanya yang tinggal di rumah belakang dan berteriak minta tolong. Warga lalu datang ke lokasi membantu memadamkan api secara manual, selanjutnya S menghubungi Perbekel Desa Tuwed, Gede Mudiana yang langsung menghubungi pemadam kebakaran.

“Pemadam yang datang sekitar pukul 20.30 langsung memadamkan api,” ujar Kapolsek Melaya, Kompol Anwar Sasmito.

Setelah sekitar 2 jam berjuang api akhirnya berhasil dipadamkan dengan menghabiskan 3 tangki air. Selain melalap sebagian atap rumah bagian selatan, juga meludeskan peralatan elektronik seperti televisi, kulkas dan speaker aktif, api juga melalap almari dan isinya, perhiasan emas yakni kalung, 3 buah cincin, 2 gelang, uang tunai Rp 2,5 juta dan tempat tidur dengan total kerugian sekitat Rp 35 juta.

BACA :  MoU Iluni UI Sumsel dan NU Circle, Pemerintahan Prabowo-Gibran Diharapkan Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Nasional dan Kompetensi Anak Indonesia

“Penyebab kebakaran diduga karena charger Ponsel yang nyantol korslet lalu mengeluarkan percikan api dan merembet ke dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu (gedek),” ungkapnya.

Penulis/Editor : Anom/Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular