Mahayastra Cup, Ribuan Burung Berkicau di Lapangan Astina

194
Bupati Gianyar Agus Mahayastra membuka lomba burung
Bupati Gianyar Agus Mahayastra membuka lomba burung

GIANYAR, Balipuspanews.com – Sedikitnya 2.000 burung kontestan hasil penangkaran dari berbagai daerah meramaikan lomba burung berkicau mahayastra Cup 1, minggu (10/2) pagi di lapangan Astina Gianyar. Tak sekedar lomba kompetisi ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar penghobi burung serta untuk menjaga kelestarian ekosistem.

Lapangan Astina Gianyar minggu pagi menjelma menjadi kebun binatang. Merdu kicau burung mewarnai suasana kota Gianyar mulai dari anis merah, cucak ijo, lovebird, murai batu, dan burung lainnya yang bernyanyi saling bersahutan.

Begitu kerodong dibuka dan sangkar di sangkutkan di gantangan burung kontestan pun berkicau saling bersahutan. Dari luar Arena para kicau mania riuh menyemangati burung andalan mereka, celotehan burung kontestan bersahutan merdu di tengah kesibukan para juri menilai talenta kontestan

. Tak mau ketinggalan di barat laut lapangan juga dilaksanakan penilaian Beauty Contest burung lovebird, di mana yang dinilai bukan nyanyian Burung namun rupa warna dari burung seperti warna dan bulu.

Ketua panitia mahayastra Cup 1 Agus Mahendra menuturkan bahwa lomba diikuti oleh 2000-an burung yang dibawa oleh kicau mania dari seluruh kabupaten yang ada di Bali, ada pula dari Jawa Sulawesi, Makassar, dan NTT.

“Lomba diikuti oleh dua ribuan peserta dari berbagai Kabupaten khususnya seluruh kabupaten yang ada di Bali, ada dari Jawa, Makassar, Sulawesi, ada pula yang datang dari NTT,” ujar Mahendra.

Dilanjutkannya tujuan dari Mahayastra Cup 1 ingin membudidayakan melestarikan burung berkicau di daerah Bali, karena masyarakat saat ini menggemari burung berkicau. Untuk itu Bupati Mahayastra ingin melaksanakan lomba yang bersifat hiburan untuk masyarakat di Gianyar, Bali, dan Indonesia.

Ia juga berharap agar lomba kali ini digunakan untuk menjalin silaturahmi antar penghobi burung serta untuk menjaga pelestarian ekosistem yang ada di Indonesia. Ditanya mengenai hadiah, Mahendra mengungkapkan akan ada hadiah berupa uang pembinaan, piagam, piala, serta 3 buah sepeda motor sebagai door prize dan hadiah hiburan lainnya.

Lomba burung yang diklaim terbesar yang pernah ada di Bali Timur ini juga dihadiri oleh Bupati Gianyar Agus Mahayastra beserta sejumlah pimpinan OPD yang ada di Kabupaten Gianyar serta anggota DPRD Provinsi Bali I Kadek Diana, dan I Made Budastra serta anggota DPRD Kabupaten Gianyar, I Putu Gede Pebriantara dan Ketut Sudarsana. Pembukaan lomba burung ditandai dengan pelepasan 50 ekor burung trukcukan.

Bupati Gianyar Agus Mahayastra mengapresiasi animo masyarakat yang datang untuk mengikuti kontes burung berkicau tersebut ataupun hanya sekedar menonton.
Bupati Mahayastra juga menyampaikan harapannya dengan diadakannya lomba burung ini dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.

Ditambahkannya kegemaran memelihara burung tentunya memberikan keuntungan sendiri bagi pemiliknya, selain memberikan sebuah kepuasan tersendiri juga dapat memberikan peluang usaha yang bernilai ekonomis.

Disamping itu, lomba burung bertajuk Mahayastra Cup ini dapat memupuk silahturahmi, serta menjalin keakraban diantara pecinta burung.

Kepada para juri Mahayastra berpesan agar memberikan nilai secara objektif, dengan melihat secara jeli burung yang memang memiliki kualitas paling bagus. Ia juga berkata akan tetap melaksanakan perlombaan ini setiap tahunnya. (Banaspati/bpn/tim)

Loading...