Senin, Juni 24, 2024
BerandaDenpasarMain di Kamar Kos Teman, Bocah SD Ngaku Diperkosa

Main di Kamar Kos Teman, Bocah SD Ngaku Diperkosa

DENPASAR, balipuspanews.com – Kasus dugaan tindak pidana perkosaan atau rudapaksa kembali meneror bocah berusia 9 tahun berstatus pelajar di Denpasar. Hal ini dialami oleh LGSW,9, seorang pelajar SD yang berdomisili di Jalan Sidakarya, Denpasar Selatan.

Siswi SD ini mengaku diperkosa oleh pelaku di sebuah kamar kos di Jalan Tukad Yeho, Renon, Denpasar Selatan, pada Jumat (8/9/2023) sekitar pukul 21.30 WITA.

Orang tua korban dalam hal ini berinisial HYW,46, telah melaporkan kasus tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar, sehari pascakejadian. Dalam laporannya, pelapor meminta Polisi segera menangkap pelakunya.

Pelapor tidak terima anaknya dirudapaksa oleh pelaku saat bermain di kosan tersebut.

“Korban rudapaksa merupakan siswi pelajar saat ini mengalami trauma,” ungkap sumber di lapangan, pada Kamis (14/9/2023).

Sumber mengungkapkan, peristiwa yang menimpa LGSW terjadi pada Jumat (8/9/2023) sekitar pukul 21.30 WITA. Korban berada di TKP sedang bermain di rumah temannya.

Karena sudah larut malam, pelapor menjemput anaknya dan membawanya pulang ke rumahnya di Jalan Sidakarya, Denpasar Selatan. Sesampainya di rumah, anaknya tampak pendiam tidak seperti biasanya.

BACA :  Rayakan HUT Kota ke-384, Bupati Gede Dana Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Teknologi dan Informasi

Setelah didesak, korban akhirnya mengaku telah diperkosa oleh pelaku diduga penghuni kos.

“Korban diperkosa saat berada di kamar kos temannya,” ucap sumber.

Alangkah kagetnya pelapor HYW menerima kabar tersebut. Ia mencoba mendatangi kamar kos di Jalan Tukad Yeho, Renon, Denpasar Selatan, namun predator anak tersebut sudah kabur. Hingga akhirnya pelapor HYW mendatangi Polresta Denpasar untuk melaporkan pelaku.

“Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengejar pelakunya,” terang sumber mengakhiri.

Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi belum mengetahui adanya laporan dugaan pemerkosaan yang dialami pelajar SD di Denpasar. Pihaknya masih mengecek informasi tersebut.

“Kami belum terima data kasus itu akan di cek dlu,” ujar AKP Sukadi kepada awak media, saat dikonformasi Kamis (14/9/2023).

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular