Kamis, Mei 23, 2024
BerandaJembranaMakepung Bupati Cup Akan Digelar di Sirkuit All in One

Makepung Bupati Cup Akan Digelar di Sirkuit All in One

JEMBRANA, balipuspanews.com– Jika sebelumnya lomba Makepung Bupati Cup biasa digelar di sirkuit khusus Makepung, kini akan digelar di Sirkuit All in One yang berada di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Untuk itu, Sirkuit All in One kembali disempurnakan dengan pembuatan pembatas pada lintasan Makepung.

Pembuatan pembatas lintas tersebut dikerjakan secara bergotong-royong oleh Pemkab Jembrana bersama anggota Sekaa Makepung se-kabupaten Jembrana, Kamis (25/5/2023).

Pelaksanaan Makepung perlu ditambahkan pembatas lintasan sederhana agar nantinya kerbau yang berlomba dapat berlari sesuai lintasan. Hal tersebut disampaikan Koordinator Makepung Kabupaten Jembrana, I Made Mara ditemui disela-sela kegiatan gotong-royong.

“Sirkuit All in One ini sudah sangat siap kita gunakan untuk berbagai kegiatan, namun untuk lomba Makepung kita sempurnakan lagi. Kita sempurnakan dengan menambah pembatas pada lintas Makepung agar kerbau tidak keluar jalur. Ini kita siapkan untuk menyambut perhelatan Bupati Cup yang rencananya akan kita gelar pada 3 Agustus 2023 mendatang, selain itu juga ini kita siapkan untuk lomba Makepung Jembrana Cup dan Gubernur Cup,” ungkapnya.

BACA :  Mal Pelayanan Publik Jembrana Segera Diresmikan

Pihaknya menambahkan, penyempurnaan Sirkuit All in One yang digunakan sebagai lintasan Makepung sangat penting, karena beberapa sirkuit Makepung ditempat lainnya juga merupakan akses jalan umum yang dilalui oleh masyarakat. Karena itu menurutnya, lintasan tersebut sewaktu-waktu bisa saja tidak dapat lagi digunakan sebagai lintasan Makepung.

“Kita harus mempersiapkan sirkuit yang benar-benar paten, karena sirkuit lain yang ada saat ini melalui jalan umum dimana masyarakat menginginkan akses jalan yang baik misalnya diaspal sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan Makepung lagi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka Sirkuit All in One ini ada untuk mengantisipasi nantinya kalau ada sirkuit lain yang tidak bisa kita pakai,” jelasnya.

Mara meyakini dengan selesainya pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi, akan banyak wisatawan yang datang ke Jembrana baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara. Dan tentunya Makepung akan menjadi atraksi budaya yang menghibur wisatawan.

“Kita yakin, saat jalan tol telah terwujud maka akses dari Denpasar ke Jembrana akan lebih cepat sehingga banyak wisatawan yang juga akan datang ke Jembrana dan Makepung menjadi daya tarik utama bagi wisatawan,” ucapnya.

BACA :  Pimpin Peringatan Harkitnas, Bupati Dana Tekankan Inovasi dan Penguasaan Teknologi

Selain itu, Made Mara bersama dengan anggota Sekaa Makepung lainnya berharap event Mepung Gubernur Cup dapat kembali dilaksanakan, setelah vakum selama beberapa tahun terakhir ini.

“Selama pandemi Covid-19 yaitu dari tahun 2020-2022 tidak ada Gubernur Cup, kita usulkan kepada bapak Gubernur melalui bapak Bupati agar Gubernur Cup diadakan lagi,”jelasnya.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mendukung penuh kepada Sekaa Mekepung. Sirkuit All in One yang diresmikan langsung oleh Menparekraf Sandiaga Uno ini memang dibangun dengan lintasan Mekepung yang akan menjadi daya tarik wisatawan.

Apalagi dengan terwujudnya jalan tol Gilimanuk-Mengwi akan semakin banyak wisatawan yang bisa berkunjung ke Jembrana. Di Sirkuit seluas 4 hektar yang langsung berhadapan dengan laut ini, Mekepung dapat dikemas menjadi suatu atraksi budaya yang indah karena wisatawan nantinya sekaligus dapat menyaksikan matahari terbenam sebagai latar Mekepung.

“Saat jalan tol selesai, akan banyak wisatawan yang datang ke Jembrana. Budaya Mekepung yang kita akan rutin gelar di Sirkuit All in One ini menjadi daya tarik para wisatawan. Saat itu, Sekaa Mekepung juga akan menikmati dampak dari terwujudnya Jembrana Emas,”ujarnya.

BACA :  Dorong Peningkatan Literasi Keuangan, OJK Gelar Training of Trainers Bagi Para Guru SD/MI

Terkait dengan harapan para anggota Sekaa Mekepung agar Gubernur Cup kembali dapat dilaksanakan, Bupati Tamba mengatakan telah menyampaikan langsung hal tersebut kepada Gubernur Bali Wayan Koster.

Ia pun mengungkapkan bahwa Gubernur Koster memberikan sinyal positif terkait akan kembali digelarnya Event Mekepung Gubernur Cup.

“Saya sudah sampaikan bahwa Mekepung merupakan satu budaya yang hanya ada di Jembrana dan perlu dilestarikan, sebagian besar masyarakat Jembrana juga sangat mencintai budaya Mekepung dan tentunya hal tersebut perlu mendapat dukungan juga dari Pemerintah Provinsi Bali. Astungkara Bapak Gubernur mendukung untuk kembali dilaksanakannya Mekepung Gubernur Cup,” tandasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular