Malam Bakar Sampah, Pagi Kaku di Kos

Korban dievakuasi
Korban dievakuasi

NEGARA, balipuspanews.com- Penghuni rumah kos di jalan Jalak Putih V lingkungan Arum, Gilimanuk, Senin (23/11) pagi geger.

Penyebabnya karena salah satu penghuni kos milik I Wayan Yasa itu, ditemukan sudah menjadi mayat.

Sebelum ditemukan meninggal pada Minggu (22/11) sekitar pukul 18.30, I Nengah Dama,56, alias Nengah Duduk, dilihat oleh I Kadek Dania,67, sedang membakar sampah. Kemudian pada Senin sekitar pukul 06.00 Dania yang biasanya melihat Duduk sudah tidak ada di kos dengan tanda sepeda gayungnya tidak ada di kos untuk digunakan berangkat kerja di salah satu rumah makan ayam makan betutu, curiga. Pasalnya sepeda gayung milik Duduk masih terparkir di kosan. Karena curiga, Dania berinisiatif melihat Duduk di kamar kosnya melalui jendela. Saat dilihat ternyata Duduk sudah dalam keadaan kaku dan tidak bergerak. Dania kemudian mencongkel jendela agar bisa membuka pintu yang terkunci dari dalam dengan maksud memastikan keadaan Duduk.

Setelah pintu dibuka dan Dania masuk lalu Duduk disentuh ternyata benar sudah terbujur kaku Dania kemudian memberitahu pemilik kos yang selanjutnya melapor ke Bhabinkamtibmas. Meninggalnya Duduk membuat penghuni kos dan warga sekitarnya kaget.

Setelah petugas medis dan tim Inafis Polres Jembrana datang, jenasah Duduk lalu diperiksa. Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas II Melaya dr. Luh Putu Suartini tidak ditemukan adanya tanda- tanda kekerasan, dari hidung dan mulut korban mengeluarkan cairan, kemudian kuku jari tangan dan jari kaki membiru yang menandakan pembusukan.

Sedangkan hasil olah TKP Inafis Polres Jembrana dari mulut dan hidung Duduk mengeluarkan cairan darah, jari kuku tangan dan kaki membiru.

“Kondisi korban dalam keadaan telanjang atau tanpa menggunakan pakaian. Selanjutkan jenazah diberangkatkan ke rumah duka ke daerah asalnya yakni kecamatan Abang, Karangasem menggunakan mobil Jenazah” ujar Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Gusti Nyoman Sudarsana.

Penulis/Editor : Anom/Oka