Ni Putu Putri Suastini Koster
Ni Putu Putri Suastini Koster
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com- Pemerintah Provinsi Bali menggelar malam renungan HIV/AIDS sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat pengidap penyakit yang berasal dari virus.

“Terhadap yang sudah terkena virus itu bukan menjadi monster yang harus ditakuti dan dijauhi, padahal kan mereka kena virus, kekebalan tubuhnya digerogoti, lalu kita
antisipasi penularan virusnya, itu saja. Yang terkena virus ini kan sudah ada obatnya, yuk minum obat,” jelas Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster, usai acara.

Suastini mengatakan, Langkah yang harus dilakukan untuk menekan laju perkembangan virus HIV/AIDS, ini mesti dilakukan semua pihak, terutama kita yang sehat, untuk memperhatikan penularannya.

Disebut Suastini, sampai sekarang ini masih munculya stigma atau diskriminalisasi di tengah masyarakat.

“Barangkali ada yang salah dalam mensosialisasikan, padahal ini sesungguhnya tidak ditakuti banget” imbuhnya.

Istri dari orang nomor satu di Bali ini berharap kedepan, bagi saudara yang pengidap HIV/AIDS, bukan dilakukan pengisolasian yang begitu ketat. Dipandang pada saat meninggalnya pun sudah ada tatacara yang baik.

Hindari, lanjut Suastini, penularan hubungan sex kepada orang pengidap virus tersebut dengan orang yang dikasihi. “Gerakan-gerakan pencegahan maupun sosialisasi mesti terus menerus dilakukan.” Jangan inget, lagi lupa, inget, lagi lupa. Gerakan terus-menerus dilakukan oleh semua komponen masyarakat,” katanya.

Kegiatan malam renungan ini merupakan sebagai bentuk evaluasi terkait fenomana dimasyarakat. “Ya kita antisipasi, kalau yang sudah bagus ditingkatkan lagi. Stigma belum hilang, pelan-pelan kita edukasi dan beri pencerahan kepada masyarakat,” tandasnya.

Dipenghujung acara ini, Suastini Koster berusaha mencairkan suasana dengan melantunkan tembang “Raja Pala” dan membaca sebuah puisi yang berjudul ” Sumpah Kumbakarna”. (Bud/bpn/tim)

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here