Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com – Ramdan Sirat (29), warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan/Kabupaten Buleleng dibekuk polisi.

Saat ditangkap, tersangka Ramdan  kedapatan membawa tiga buah ponsel dan sebuah laptop yang diduga hasil curian. Seluruh barang curian itu belum sempat dijual.

Sepanjang bulan Mei saja, tersangka Ramdan diketahui telah menyatroni empat rumah kost. Aksinya pertama dilakukan di sebuah rumah kost yang ada di Desa Anturan. Aksi itu dilakukan pada tanggal 8 Mei, sekitar pukul 07.00 pagi. Saat itu rumah kost dalam keadaan sepi, karena penghuninya pergi sekolah.

Selain itu, pada tanggal 14 Mei, tersangka juga menyatroni rumah kost di Jalan Yudistira Gang Mawar, Singaraja, sekitar pukul 13.00 siang.

 

Sementara, pada tanggal 22 Mei, tersangka bahkan melakukan dua kali aksi pencurian. Masing-masing rumah kost yang ada di Jalan Srikandi Gang Buah Naga, serta rumah kost yang ada di Desa Anturan.

Aksi pencurian di Jalan Srikandi dilakukan pada pukul 11.00 siang, sementara di Anturan dilakukan pada pukul 13.00 siang. Biasanya tersangka menggondol ponsel serta laptop yang ditinggal pemiliknya.

Penangkapan sendiri berawal saat tersangka hendak menjual ponsel hasil curiannya.

“Dari informasi itu, kami langsung melakukan penangkapan pada tersangka. Dia ditangkap tanpa perlawanan,” kata Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Mikael Hutabarat.

Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan tiga buah ponsel dan sebuah laptop yang diduga hasil curian.

“Modusnya dia itu masuk saat rumah kost dalam kondisi sepi. Ada barang-barang elektronik seperti HP dan laptop, langsung dia ambil,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, kini tersangka Ramdan Sirat mendekam di sel tahanan Mapolres Buleleng. Ia dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Tinggalkan Komentar...