Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda Bali Buleleng Mampu Turunkan Angka Penyebaran Covid-19, Operasi Yustisi Prokes Diintensifkan

Mampu Turunkan Angka Penyebaran Covid-19, Operasi Yustisi Prokes Diintensifkan

BULELENG, balipuspanews.com – Dipandang memiliki pengaruh yang efektif Operasi yustisi penegakan disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) akan lebih diintensifkan utamanya di desa-desa wilayah Buleleng. Ini dilakukan mengingat upaya penegakan disiplin ini berpengaruh pada penurunan angka penyebaran Covid-19 sesuai data yang ada.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana saat ditemui usai memimpin apel konsolidasi Tim Yustisi Penegakan Prokes Kabupaten Buleleng di Lapangan Mapolres Buleleng, Kamis (17/9/2020) menyebutkan bahwa hal tersebut begitu berpengaruh terutama selama 4 hari sebelumnya dimana angka terkonfirmasi mengalami penurunan secara bertahap.

“Ada bukti empirisnya. Selama empat hari berturut-turut angka terkonfirmasi positif di Buleleng menurun,” sebutnya.

Lanjut, Agus Suradnyana menjelaskan operasi gabungan saat ini masih terlihat hanya di permukaan saja. Sehingga di desa-desa, operasi yang dilakukan belum signifikan.

Tim Yustisi yang terdiri dari berbagai elemen termasuk TNI dan Polri ini diminta nantinya untuk lebih menggiatkan operasi gabungan di desa-desa. Kebijakan berkegiatan utamanya yang melibatkan kerumunan juga sudah jelas untuk bisa dikurangi.

“Arah kebijakannya sudah sangat jelas. Termasuk kegiatan adat yang bersifat mengumpulkan keramaian bisa dikurangi,” jelasnya.

Sehari sebelumnya, Rabu (16/9/2020), pihaknya sempat menghadiri rapat secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves). Dalam rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan. Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Presiden RI, Joko Widodo akan mengeluarkan payung hukum yang lebih tegas untuk pelanggaran penerapan prokes.

“Termasuk pelibatan kepolisian dalam penindakan. Masyarakat juga diharapkan untuk selalu waspada dan setiap kegiatan harus menerapkan prokes secara ketat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sinar Subawa mengatakan operasi yustisi yang melibatkan anggota kepolisian sudah dilakukan di 20 titik. Ada 55 orang yang terjaring dalam operasi yustisi tersebut. Tujuan utama dari operasi yustisi ini tentunya bukan denda. Melainkan bagaimana masyarakat disiplin menerapkan prokes. Teguran secara lisan pun sudah dilakukan kepada sebanyak 48 orang.

“Kita akan lebih maksimalkan sampai ke tingkat-tingkat desa. Namun, tetap mengedepankan persuasif dan humanis,” pungkas mantan Kapolres Tabanan ini.

Setelah dilakukan apel konsolidasi, tim yustisi langsung bergerak ke Kecamatan Sawan, Kecamatan Kubutambahan, Kecamatan Sukasada, dan Kecamatan Buleleng.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Anggota Ditlantas Polda Bali Amankan Pencuri HP

SANUR, balipuspanews.com - Anggota PJR Ditlantas Polda Bali mengamankan seorang pencuri handphone yang sempat dikejar-kejar oleh warga di Jalan Danau Tempe, Sanur Kauh, Denpasar...
Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Copyright | About Us
Member of