Kondisi korban Suhikmat (56) yang ditemukan meninggal dunia di Sungai Sade Banjar Parangsada, Desa Pering, Blahbatuh, Gianyar, Selasa (3/6) petang. - Foto: ISTIMEWA.
sewa motor matic murah dibali

GIANYAR, Balipuspanews.com – Warfa menemukan Suhikmat (56)  meninggal dunia setelah sebelumnya korban diketahui mancing di pinggir sungai Banjar Parangsada, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Selasa (4/6) sekira pukul 16.00 wita.

Korban asal Tasikmalaya dan saat ini di kawasan Lingkungan Candibaru Gianyar ini didapati dalam kondisi terbujur kaku oleh seorang masyarakat I Wayan Eka ketika dirinya melintas dipinggir sungai tersebut, disamping korban juga ditemukan seekor ikan belut besar dalam kondisi mati.

“Awalnya korban diduga mancing karena ditemukan dua ekor julit serta kail pancing,” ungkap Kapolsek Blahbatuh AKP Dwikora kepada, Selasa (3/6) malam.

Dilanjutkan Dwikora menjelaskan bahwa dari pengakuan anak korban, diketahui bahwa korban memang suka memancing. Korban juga diketahui sudah meninggalkan rumahnya sehari sebelum ditemukan meninggal dunia dipinggir sungai yang dikenal angker tersebut.

Salah satu sumber warga setempat kepada Balipuspanews.com mengungkapkan bahwa tempat tersebut dikenal angker serta tidak satu wargapun yang berani memancing di pinggir sungai tersebut karena diapit setra atau kuburan yang disebut sungai Sade.

“Tempatnya angker itu, satu masyarakat pun yang mengetahui tempat sana tidak berani mancing di tempat itu. Sampingnya setra (kuburan, red),” ungkap salah satu masyarakat sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Disekitar penemuan mayat korban didapati satu unit sepeda motor yang diduga kuat dimiliki oleh korban, satu buah celana kain warna hitam, identitas, serta peralatan mancing.

“Anak korban menerima kematian ayahnya itu sebagai musibah, korban juga disebutkan sempat mengeluh tidak enak badan sebelummya,” kata Dwikora.

Setelelah ditemukan, mayat korban lamgsung dibawa ke ruang jenasah RSUD Sanjiwani Gianyar untuk periksaan lebih lanjut.(catur/bpn/tim).