Mantan Bupati Buleleng, Ketut Wirata Sindu (Ist)
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Mantan Bupati Buleleng, Drs. I Ketut Wirata Sindu tutup usia. Bupati periode 1993-2002 menghembuskan nafas terakhirnya, pada Senin (7/10) di RSUP Sanglah, setelah berjuang melawan penyakit tumor usus yang dideritanya sejak dua tahun lalu.

Popo Danes selaku keponakan dikonfirmasi mengatakan, almarhum berpulang pada Senin (7/10) sekitar pukul 13.00 siang. Mendiang meninggal akibat digerogoti Tumor Usus yang dialaminya sejak dua tahun silam.

“Sudah cukup lama mengalami Tumor Usus. Beliau semangat hidupnya cukup tinggi, sehingga cukup lama bertahan. Bahkan sempat merayakan HUT ke -77 pada 31 Agustus lalu. beberapa kali keluar masuk Rumah Sakit,” kata Popo Danes melalui telepon seluler.

Sebelum meninggal, almarhum Wirata Sindu sebut Popo Danes sempat berpesan kepada keluarganya agar upacara kremasinya diselesaikan di Denpasar, tepatnya di Kerta Semadi.

“Beliau ada pesan agar diselesaikan di Denpasar di Kerta Semadi. Tetapi kami pihak keluarga masih mendiskusikan. Kemungkinan acaranya di Buleleng,” terangnya.

Kata dia, almarhum yang dikaruniai empat orang anak ini sempat mengawali karirnya sebagai Kakanwil Penerangan Kabupaten Badung sekitar tahun 1975 selama sembilan tahun. Lalu, karirnya meningkat menjadi Kakanwil Penerangan Provinsi Bali dan mengabdi selama sembilan tahun.

Tidak hanya sampai di situ, dia pun mengukir karir menjadi bupati di tanah kelahirannya, Buleleng, selama sembilan tahun pula. Bahkan, pejabat yang berasal dari Banjar Tengah, Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng itu juga mendirikan Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar sekitar tahun 1979.

“Beliau juga menjadi pendiri Yayasan Pelestarian Warisan Bduaya Bali Utara yang kini menjadi Museum Buleleng,” ungkapnya.

Popo pun tak menampik jika memiliki banyak kenangan dengan almarhum. Almarhum sebut Popo merupakan sosok yang easy going, terbuka dan suka blak-blakan.

“Sangat bersahabat lah, tidak pernah menutupi apapun. semuanya dibicarakan ces pleng saja,” ujarnya.

Ucapan bela sungkawa juga datang dari Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana atas berpulangnya almahum Wirata Sindu.

“Kami turut berduka cita, atas berpulangnya putra terbaik Buleleng, yang juga mantan Bupati Buleleng, sekaligus kakak saya. semoga mendapat tempat yang baik sesuai dnegan amal baktinya. semoga keluarga ditabahkan,” ucap Bupati Suradnyana.

Menurutnya, sosok Wirata Sindu merupakan figur yang mencirikan sebagai orang Buleleng.

“Ya kalau selama beliau menjadi bupati terkenal cukup humor, dekat dengan masyarakat. Belau memang sosok orang Buleleng yang sangat terbuka dan sederhana,” imbuhnya.

Lanjut dia, pihaknya pun mengaku sering berdiskusi almarhum ketika masih menjabat sebagai Bupati Buleleng.

“Diskusi sering. sempat juga beliau berpesan untuk tetap komitmen menjaga Buleleng lebih kondusif dan bergerak menuju peningkatan kesejahteraan,” tutupnya.

Comments are closed.