Mantan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu Mulai Diselidiki Kejaksaaan Spanyol Terkait “Kejahatan Keuangan”

Josep Maria Bartomeu
Mantan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu

BARCELONA, SPANYOL- Mantan Dewan Barcelona ​​yang dipimpin oleh mantan presiden klub Josep Maria Bartomeu, sedang diselidiki oleh kantor kejaksaan, sumber mengatakan kepada media AFP, Jumat.

Penyelidikan terhadap manajemen klub di bawah Bartomeu adalah hasil dari pengaduan yang diajukan pada hari Rabu oleh dewan Barca saat ini oleh presidenn Joan Laporta. Kantor kejaksaan di Barcelona mulai bekerja pada hari Jumat dan sedang mencari kemungkinan “kejahatan keuangan”, kata seorang sumber dari kementerian kehakiman kepada AFP. Mereka akan memutuskan apakah masalah ini harus diteruskan ke polisi. Dewan Barcelona saat ini mengajukan keluhan mereka berdasarkan temuan dalam ‘laporan forensik’ klub.

Tujuan dari laporan tersebut adalah untuk menganalisis manajemen keuangan klub di bawah Bartomeu dan untuk memutuskan apakah ada penyimpangan yang terjadi.

Baca Juga :  Hadiri Penyerahan Bantuan Monster Sampah, Wakil Ketua DPRD Badung Sebut Solusi Atasi Sampah

Sebuah pernyataan Barcelona mengatakan pada hari Rabu bahwa hasilnya akan diumumkan oleh Laporta pada hari Selasa, bersama dengan “tindakan yang telah dimulai oleh klub yang terdiri dari mengajukan keluhan ke Kantor Kejaksaan Barcelona sebagai hasil dari laporan forensik.”

Dalam audit internal yang dipresentasikan pada Oktober, direktur umum klub, Ferran Reverter, mengatakan Barca “bangkrut” ketika Laporta mengambil alih pada Maret tahun lalu.

Total utang Barcelona sebesar 1,35 miliar euro atau kurang lebih 21,6 triliun rupiah.

Bartomeu mengundurkan diri pada Oktober 2020 menyusul tekanan yang meningkat dari penggemar dan publik berselisih dengan pemain bintang Lionel Messi, yang terpaksa pindah ke Paris Saint-Germain musim panas lalu ketika Barca gagal memperbarui kontraknya akibat peraturan La Liga.

Baca Juga :  Kirab Merah Putih MBPS, Wagub: Dulu Melawan Penjajah, Kini Kemiskinan

Di bawah Bartomeu, sejumlah besar dihabiskan untuk membeli pemain seperti Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele, yang gagal bersinar, sementara tim menurun secara dramatis, puncaknya kala tragis 8-2 di tangan Bayern Munich pada Agustus 2020.

Barca masih memulihkan diri di dalam dan di luar lapangan. Tim Xavi Hernandez duduk di urutan kelima di La Liga musim ini dan menghadapi pertarungan untuk lolos ke Liga Champions musim depan.