Mapolsek Kota Berhasil Amankan Dua Pencuri, Satu Tersangka Dibawah Umur

Kapolsek Kota Singaraja saat menunjukkan barang bukti hasil pencurian di wilayah hukum Polsek Kota, Senin (14/9/2020)
Kapolsek Kota Singaraja saat menunjukkan barang bukti hasil pencurian di wilayah hukum Polsek Kota, Senin (14/9/2020)

BULELENG, balipuspanews.com – Maraknya kasus pencurian di beberapa tempat di wilayah hukum Mapolsek Kota Singaraja membuat warga resah. Dari beberapa laporan kasus yang diterima akhirnya polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka yakni Maulana Syarifuddin (24) bersama rekannya ML (16). Keduanya terbukti melakukan tindakan pencurian di lima TKP sejak awal 2020.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol I Gustu Ngurah Yudistira mengatakan kronologi penangkapan terhadap tersangka Maulana dan ML ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari salah satu korban, bernama Luh Putu Ardi Pavitri, pada Rabu (12/8/2020) lalu.

Korban mengaku kehilangan sebuah tas berwarna hitam yang berisi dua buah dompet dan beberapa alat keperluan bayi. Saat itu tas korban yang mulanya diletakan di atas motornya yang di parkir di sebuah toko Jalan Surapati, Singaraja tiba-tiba raib tanpa jejak.

“Motornya saat itu diparkir di sebuah toko. Korban pergi berbelanja, sedangkan tasnya dibiarkan di atas motor. Kesempatan ini lantas dimanfaatkan kedua pelaku untuk membawa kabur tas milik korban,” ungkapnya, Senin (14/9/2020).

Korban yang kaget setelah mendapati tasnya hilang, kemudian atas kejadian tersebut, korban yang merupakan warga asal Blabatuh, Gianyar ini akhirnya melapor ke Mapolsek Kota Singaraja, dengan nomor laporan LP/17/VIII/2020/Bali/Res Bll/Sek Sgr.

Dengan adanya laporan itu, Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja selanjutnya bergegas melakukan penyelidikan. Akhirnya pada Sabtu (15/9/2020), polisi berhasil menangkap tersangka Maulana di kediamannya, yang terletak di Jalan Jeruk, Gang Catur, Keluarahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng. Sementara rekannya ML, ditangkap di kediamannya Jalan Jalak Putih 1, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

“Kedua tersangka ini saling kerja sama. Satu mengawasi, satunya lagi mengambil barang curian. Sampai sekarang ini baru satu orang yang malapor. Akan tetapi berdasarkan pengakuan tersangka, sudah hampir lima kali melakukan tindakan serupa menyasar barang-barang yang diletakan di atas motor,” jelasnya.

Sementara itu mengingat tersangka ML masih dalam status dibawah umur, maka kasusnya akan dilimpahkan ke Unit PPA Polres Buleleng untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus yang dilakukan.

“Tersangka ML masih di bawah umur, dia juga sudah berulang kali melakukan pencurian. Sudah pernah diversi, namun kembali berulah. Jadi penanganannya akan kami limpahkan ke Unit PPA,” imbuhnya.

Tidak hanya itu tersangka Maulana saat ditanya awak media mengaku hasil pencurian biasanya dirinya gunakan untuk kebutuhan makan sehari-hari.

“Memang ngajak dia (ML) untuk mencuri. Baru beberapa bulan ini saya ajak. Hasilnya untuk makan sehari-hari, karena hasil jualan sosis keliling tidak cukup,” tuturnya.

Akibat perbuatannya maka pihak kepolisian menyangkalkan tersangka dengan pasal 363 ayat satu ancaman 7 tahun penjara.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan