Jumat, Februari 23, 2024
BerandaDenpasarMarak Kendaraan Berplat Palsu Dibawa Turis, Ini yang Dilakukan Satlantas Polresta Denpasar

Marak Kendaraan Berplat Palsu Dibawa Turis, Ini yang Dilakukan Satlantas Polresta Denpasar

DENPASAR, balipuspanews.com – Maraknya turis atau warga negara asing yang mengendarai motor dan mobil dengan menggunakan nomor plat palsu dan viral di media sosial (medsos), mendapat respon cepat dari Satlantas Polresta Denpasar dan jajaran Polsek.

Bahkan, Kapolda Bali telah mengeluarkan Surat Telegram Kapolda Bali Nomor ST/170/II/HUK.6.6/2023 tanggal 22 Pebruari 2023 tentang langkah-langkah mewujudkan Kamseltibcar Lantas dengan meningkatkan tindakan Preventif dan Preemtif kepada pengguna jalan dan penerapan tilang manual.

Dalam hal ini, kepolisian diminta untuk melakukan sejumlah penindakan tegas terhadap pengendara baik roda dua maupun roda empat.

Sebagaimana diketahui, dalam dua pekan ini sejumlah akun medsos digegerkan aksi wisatawan asing yang mengendarai kendaraan berplat nyeleneh atau kategori plat palsu. Kesemuanya bertuliskan nama-nama yang diduga berkaitan dengan nama pemiliknya seperti Wayan Jr, Alvian 6, Bonde, D Yuki Huts dan sebagainya.

Nomor plat nyeleneh ini tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan pemerintah yakni pengendara wajib menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Sehingga melihat fenomena ini Polda Bali menggencarkan penertiban di sejumlah titik yang dianggap sering dilalui warga negara asing, seperti wilayah Kuta dan Kuta Selatan.

BACA :  Bahan Pokok Melonjak, Gas Elpiji 3 Kilogram Mulai Langka di Karangasem

“Kita melakukan penertiban terhadap beberapa kendaraan bermotor utamanya kendaraan yang menggunakan plat nomor yang tidak sesuai dengan aturan maupun kendaraan yang tidak sesuai standar,” tegas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, SH.,SIK.,M.Si. kepada awak media, pada Senin (6/3/2023) di Mapolresta.

Kombes Bambang menuturkan perlu sekiranya dilakukan penertiban agar keselamatan berlalulintas menjadi lancar dan aman, dan demi keselamatan bersama.

Apalagi, katanya nomor plat ini sendiri merupakan basic dari penerapan Etle agar tercapture oleh tilang etle. Sedangkan untuk pelanggaran yang tercapture oleh Etle meliputi tanpa helm, melanggar marka jalan dan rambu.

Jadi, kata Kombes Bambang, selama 12 hari ini Polresta Denpasar dan jajaran telah menerapkan tilang secara manual untuk pelanggaran yang tidak tercapture ETLE.

“Seperti penggunaan knalpot brong, TNKB tidak sesuai aturan dan kelengkapan kendaraan lainya,” ungkap Kapolresta Denpasar didampingi Kasat Lantas Kompol Ni Putu Utariani, SH.

Dijelaskannya, saat ini Polresta Denpasar dan jajaran sudah mengeluarkan tilang sebanyak 280 tilang. Dengan rincian WNA 20 orang dan 260 tilang kepada WNI baik warga lokal maupun yang sedang berlibur di Bali.

BACA :  Awal 2024, EZVIZ Luncurkan Smart CCTV

Sementara pelanggaran yang dilakukan oleh WNA meliputi tanpa helm 11 orang, tanpa TNKB  4, melanggar rambu lalulintas 2 dan tanpa kelengkapan kendaraan (knalpot brong dan tanpa spion) 3 tilang.

Sedangkan untuk pelanggaran tilang oleh WNI, dari data yang ada terdiri dari pelanggaran tanpa helm 124, tanpa TNKB 40, tanpa kelengkapan kendaraan (knalpot brong) 74, tanpa SIM 8 dan melanggar rambu lalulintas 14 orang.

“Barang bukti yang berhasil diamankan unit tilang yaitu kendaraan roda dua 38, Sim 48 dan STNK 194,” ujarnya.

Kapolresta Bambang mengimbau kepada Masyarakat pengendara baik roda dua maupun roda empat agar tetapi mematuhi peraturan berlalulintas demi kepentingan pengendara itu sendiri.

“Penertiban ini kita lakukan serentak secara kontinu baik yang stationer maupun mobiling yang dilakukan setiap hari, demi keselamatan kita bersama dan khususnya bagi para wisatawan,” tegasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular