Marc Marquez Pastikan Gelar Juara Dunia MotoGP 2025, Sejajar dengan Valentino Rossi

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Marc Marquez kembali mengukir catatan emas dalam sejarah balap motor setelah memastikan diri sebagai juara dunia MotoGP 2025. Kepastian itu diraih usai finis di posisi kedua pada balapan utama di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (28/9/2025).

Hasil tersebut membuat pembalap Ducati Lenovo ini resmi mengamankan gelar juara dunia ketujuhnya di kelas premier, sekaligus menambah koleksi sembilan gelar dunia sepanjang karier.

Musim 2025 menjadi ajang kebangkitan besar Marquez. Ia tampil konsisten hampir di setiap seri, baik di balapan utama maupun sprint race, sehingga mampu mengunci gelar juara dengan menyisakan lima seri.

Sepanjang musim, Marquez mencatatkan 11 kemenangan di berbagai sirkuit, mulai dari Thailand, Argentina, Qatar, Aragon, Italia, Assen, Sachsenring, Brno, Austria, hingga Hungaria. Dengan tujuh kemenangan beruntun, ia kembali menunjukkan dominasinya di MotoGP.

Meski sempat hanya finis kedua di Catalunya, Marquez langsung bangkit dengan kemenangan di San Marino yang memperkuat posisinya di puncak klasemen.

Titel juara dunia 2025 terasa istimewa karena Marquez harus menunggu enam tahun sejak terakhir kali meraih gelar bersama Repsol Honda pada 2019. Musim 2024 menjadi titik awal kebangkitan, di mana ia finis ketiga klasemen dengan 392 poin. Puncaknya terjadi pada 2025 ketika ia kembali menguasai MotoGP bersama Ducati.

BACA :  Karya Yadnya di Pura Dalem Sari, Bupati Adi Arnawa Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Secara keseluruhan, hingga musim 2025 Marquez mengoleksi sembilan gelar dunia: satu dari kelas 125cc bersama Derbi, satu dari Moto2 bersama Suter, dan tujuh dari kelas MotoGP pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019, serta 2025.

Debutnya di MotoGP pada 2013 langsung mencatatkan rekor, yakni menjadi juara dunia termuda di usia 20 tahun. Setahun berikutnya, ia semakin menggebrak dengan memenangi 13 dari 18 balapan.

Meski kehilangan gelar pada 2015, Marquez mampu bangkit dan merebut lima gelar beruntun hingga 2019. Namun, periode 2020–2022 menjadi masa sulit akibat cedera lengan kanan dan masalah penglihatan diplopia, ditambah performa Honda yang merosot. Hasilnya, ia hanya finis di posisi 13 dan 14 klasemen pada 2022 dan 2023 dengan raihan 96 poin, rekor terburuk sepanjang kariernya.

Keputusan hijrah ke Ducati pada 2024 terbukti tepat. Pada musim pertamanya, ia meraih tiga kemenangan seri dan sepuluh podium, yang akhirnya menjadi pijakan menuju gelar juara 2025.

Dengan tujuh gelar di kelas MotoGP, Marquez kini sejajar dengan legenda Valentino Rossi. Rossi mengoleksi gelar pada 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009.

BACA :  Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam, Ketua DPR Ingatkan Prioritas Pencarian dan Penyelamatan Korban

Perbedaannya, Rossi tak lagi meraih gelar setelah 2009 hingga pensiun pada 2021, sementara Marquez kembali berjaya setelah menanti enam tahun.

MotoGP 2025 sendiri masih menyisakan empat seri di Indonesia, Australia, Malaysia, dan Portugal. Artinya, Marquez masih memiliki peluang menambah koleksi kemenangan dan membuka jalan untuk mempertahankan gelarnya musim depan bersama Ducati Lenovo.

Sumber: BeritaSatu.com

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular