Dadong (nenek) Sanggri (85) sedang terbaring lemas di RSU Karya Dharma Husada-Bros Singaraja.
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com – Merawat orang tua memang sudah menjadi kewajiban seorang anak, di tengah kondisi fisik orang tua yang mulai menurun dan kemampuan beraktivitasnya yang sudah mulai terbatas, apalagi saat orang tua sedang dalam kondisi sakit. Di sinilah peran anak dan orang sekitarnya sangat dibutuhkan demi memberikan semangat agar orang tua merasa terhibur di tengah kondisinya menahan sakit yang diderita. Perlu kesabaran ekstra untuk merawatnya, sebab ketika orang tua sudah menginjak usia lanjut, tidak jarang perilakunya menyerupai anak-anak.

 

Ni Sanggri (85) adalah seorang lansia yang berasal dari Kota Singaraja. Dadong (nenek) Sanggri sedang terbaring lemas di RSU Karya Dharma Husada-Bros Singaraja akibat terjatuh saat sedang beraktivitas di rumahnya.

 

Ni Luh Sumiasih selaku anak dengan wajah tegar menceritakan kisahnya merawat orang tuanya.

 

“Saya tidak menyangka orang tua saya akan terjatuh di rumah, saya merasa lalai sehingga hal itu terjadi. Semenjak kejadian itu, kini kondisi orang tua saya semakin menurun, tidak menentu dan sering keluar masuk rumah sakit. Namun kondisi ini tidak membuat saya patah semangat untuk merawat dan melayani orang tua saya dengan baik,” katanya.

 

Sumiasih pun dengan penuh semangat membagikan pengalamannya kepada tim Jamkesnews saat orang tuanya dirawat di RSU Karya Dharma Husada-Bros Singaraja.

 

“Selama orang tua saya dirawat di rumah sakit, orang tua saya mendapatkan pelayanan yang sangat baik, tidak ada perbedaan pelayanan yang  dirasakan antara pasien umum dengan pasien peserta JKN-KIS. Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini sangat membantu banyak orang yang sedang sakit seperti orang tua saya ini. Betapa bangganya saya dan keluarga telah menjadi peserta JKN-KIS,” tuturnya

 

Ia pun mengaku beruntung karena orang tua dan keluarganya telah terdaftar  menjadi peserta JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Pasalnya, semua biaya pelayanan kesehatan orang tuanya dijamin sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.

 

“Orang tua saya sudah berkali-kali menggunakan jaminan kesehatan dari program JKN-KIS ini. Saya tidak sanggup jika saya harus membayar biaya pelayanan kesehatan orang tua saya, karena saya tahu biaya pelayanan kesehatan saat ini tidaklah murah. Entah berapa biaya yang harus saya dan keluarga keluarkan jika orang tua saya tidak menjadi peserta JKN-KIS. Bersyukur semua biaya pelayanan kesehatan orang tua saya dijamin sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan tanpa iur biaya satu rupiahpun. Kini masa sepuh orang tua saya sangat bergantung pada program JKN-KIS ini,” ungkapnya

 

Menurutnya, program JKN-KIS adalah program pemerintah yang sangat besar manfaatnya dalam membantu warga masyarakat yang sedang sakit. Berkat program JKN-KIS, saya tidak perlu khawatir lagi jika suatu hari nanti orang tua saya diharuskan menjalani rawat inap kembali. Dengan adanya program ini, telah banyak banyak masyarakat yang terbantu dan mempunyai harapan serta kesempatan hidup yang lebih panjang.

 

“Saya telah merasakan manfaat besar dari Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan seolah menjadi pahlawan bagi saya dan keluarga. Saya tidak tahu jika orang tua saya tidak menjadi peserta JKN-KIS, berapa biaya yang harus saya keluarkan untuk pengobatan orang tua saya. Berkat JKN-KIS orang tua sayamasih mempunyai kesempatan hidup. Semua berkat kebesaran Tuhan dan program JKN-KIS ini. Sudah tidak terhitung lagi berapa rupiah yang telah dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan untuk menyelamatkan nyawa peserta JKN-KIS yang sedang sakit seperti orang tua saya,” terangnya

 

Sumiasih pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar rutin dalam membayar iuran BPJS Kesehatan

 

“Jangan pernah merasa rugi menjadi peserta JKN-KIS dan rutin membayar iuran karena apabila kita tidak menggunakannya, berarti kita dalam keadaan sehat dan iuran yang telah kita bayarkan dapat kita sumbangsihkan untuk peserta lain yang sedang sakit dan memerlukan biaya pengobatan. Bangga dong ya bisa menjadi pahlawan bagi sesama,” imbuhya

 

Berbekal dari pengalaman yang diceritakannya tersebut, ia dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah yang telah mencanangkan program JKN-KIS, BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program dan fasilitas kesehatan yang telah memberikan pelayanan dengan baik. Semoga Program JKN-KIS ini kedepannya semakin memberikan manfaat bagi masyarakat karena banyak masyarakat yang tertolong dari program JKN-KIS ini.