Massa Dibubarkan Paksa oleh Pasukan Dalmas Polres Tabanan

Suasana simulasi pengamanan pemilukada di Polres Tabanan
Suasana simulasi pengamanan pemilukada di Polres Tabanan

TABANAN, balipuspanews.com – Dalam rangka kesiapan Polres Tabanan mengamanan rangkaian Pemilu Kada 2020, menjaga situasi Kamtibmas Tabanan tetap aman Kondusif, atas perintah Kapolda Bali melalui Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy, P.S Siregar, S.I.K , M.H.,, semua anggota Polres Tabanan diperintahkan meningkatkan kemampuannya. Termasuk melatihkan ketangkasan Kompi Dalmas dalam Pengendalian dan penanganan Unjukrasa.

Terhadap hal tersebut Senin (3/8) Polres Tabanan menggelar simulasi penanganan unjuk rasa (Unras) bertempat di lapangan Apel Polres Tabanan. Pelaksanaan kegiatan simulasi ini sendiri dilombakan tingkat Polda Bali.

Adapun anggota tim pemantau sekaligus Tim Penilai dari Polda Bali yang hadir Wadir Samapta Polda Bali AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K selaku Ketua Tim didampingi
bKabag Dalprograr Rorena Polda Bali AKBP Shobirin,S.H,SStMK, Kasubagmin Bagbinopsnal Dit Samapta Polda Bali Kompol Cok Gede Supartha dan Parik 2 Itbid II Itwasda Polda Bali Kompol I Gede Ganefo,S.H,M.H. Selain itu hadir pula Kasi Nego Ditsamapta Polda Bali Kompol I Wayan Parwatha,S.H,M.H., dan anggota Ditsamapata Bripda I Made Tirtana Yoga (Driver Avanza 1422-XI).

Kedatangan Wadir Samapta Polda Bali AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K bersama Tim disambut langsung Oleh Kapolres Tabanan, dampingi Wakapolres Tabanan Kompol I Made Krisnha. M, S.H beserta Para PJU Polres Tabanan, Kapolres Tabanan.

“Kompi Dalmas Polres Tabanan telah siap untuk mengikuti lomba,” ucap Kapolres Tabanan.

Dalam pelaksanaan kegiatan disimulasikan ketangkasan Pasukan Dalmas Polres Tabanan dalam penanganan Unras. Anggota Dalmas inti Polres Tabanan juga melibatkan satu Regu Negosiator khusus dari anggota Polwan, dan satu Peleton Dalmas Awal yang anggotanya dari gabungan masing-masing staf/ fungsi,

Saat itu disimulasikan Informasi dari Sat Intel Polres Tabanan kurang lebih 3000 kelompok massa berkumpul dan bergerak dari Kota Tabanan menuju Kantor KPU Tabanan. Kelompok massa tersebut pendukung salah satu Bakal Calon yang tidak puas dengan kinerja KPU karena Balon yang diusung digugurkan ( tidak lolos verifikasi ).

Untuk mengantisifasi Kabag Ops memerintahkan Kapolsek Kota Tabanan supaya melakukan langkah pengamanan di kantor KPU dengan mengedepankan pasukan Dalmas awal.

Sementara didepan Kantor KPU Tabanan, massa berkumpul membentangkan sepandu yang bertuliskan tuntutan ( loloskan Balok kami ) sambil berorasi dan teriak-teriak. Selanjutnya Dalmas awal bersama Satu Regu Negosiasi Polwan mengijinkan 5 orang perwakilan massa untuk bertemu dengan komisioner KPU, namun hasil negosiasi pada intinya massa tetap tidak terima ( tetap menuntut agar Balonnya bisa lolos ), sehingga massa terus bergerak maju menggerudug kantor KPU.

Karena massa semakin banyak dan makin beringas bahkan melakukan pelemparan, situasi tidak terkendali (situasi kuning), selanjutnya Kapolres Tabanan menurunkan Pasukan Dalmas Polres Tabanan lengkap dengan peralatannya. Pasukan Dalmas langsung dikendalikan Kapolres Tabanan melakukan gerakan taktis berlapis. Pasukan Dalmas bergerak dengan Formasi khusus melakukan penutupan.

Massa yang tampak beringas terus didorong dengan alat pelindung tameng, dengan komando sikap dorong kedepan, kelompok massa berhasil dipukul mundur dan massa kocar-kacir membubarkan diri. Dalam kegiatan ini juga disimulasikan sikap berlindung dengan alat tameng disaat massa melempari petugas dengan benda keras.

Setelah selesai kegiatan Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy, P.S Siregar, S.I.K , M.H.,, menjelaskan secara umum Polres Tabanan telah siap melakukan pengamankan rangkaian pentahapan Pilkada 2020.

“Kami juga sudah siap mengantisipasi kemungkinan terjadinya situasi terburuk,” tutup Kapolres Tabanan.

Penulis: Ngurah Arthadana