Jumat, Juni 14, 2024
BerandaBulelengMasuk Buleleng, Masyarakat Diminta Waspadai Pohon Tumbang dan Longsor

Masuk Buleleng, Masyarakat Diminta Waspadai Pohon Tumbang dan Longsor

BULELENG, balipuspanews.com – Seminggu belakangan di wilayah Kabupaten Buleleng terus terjadi cuaca ekstrim. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya sejumlah bencana alam seperti pohon tumbang serta tanah longsor yang terjadi di sejumlah jalur menuju Kabupaten Buleleng. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng meminta masyarakat agar tetap waspada saat bepergian menggunakan kendaraan ditengah potensi cuaca yang masih tidak menentu.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengungkapkan, sesuai dengan peringatan dini BMKG wilayah III Denpasar, selama beberapa hari kedepan Kabupaten Buleleng berpotensi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang.

Untuk itu, pihaknya berpesan kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terutama bagi pengguna jalan yang akan melalui jalur Singaraja – Denpasar, mengingat cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini dapat menimbulkan bencana alam tanah longsor dan pohon tumbang.

“Warga masyarakat Buleleng yang menggunakan jalur Singaraja-Denpasar, terutama di daerah Gitgit, Wanagiri, termasuk juga daerah Pancasari untuk berhati-hati apabila melaksanakan aktivitas atau menggunakan jalur lalu lintas karena ada potensi pohon tumbang atau juga potensi tanah longsor,” terang dia saat ditemui Kamis (14/3/2024).

BACA :  Bahas Potensi Kerja Sama, Wali Kota Wali Kota Piraeus, Yunani Kunjungi Denpasar

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Buleleng sejak Sabtu lalu hingga saat ini telah terjadi lima peristiwa pohon tumbang dan tiga titik tanah longsor di jalur Singaraja-Denpasar hingga menimbulkan satu korban jiwa. Lalu jalur Singaraja-Kintamani menurutnya masih terpantau aman meskipun baru ditemukan ada pohon tombang di Desa Kubutambahan dan Pakisan, namun masyarakat diminta untuk tetap waspada.

Melihat fenomena tersebut, Ariadi juga mengimbau masyarakat untuk waspada akan bencana hidrometeorologi terlebih saat ini curah hujan diprediksi akan meningkat. Dirinya meminta warga untuk selalu memantau peringatan dini yang dikeluarkan BMKG dan juga BPBD Buleleng.

“Karena saat ini kita memasuki musim pancaroba peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau yang biasanya hujan nya tiba-tiba deras angin nya kencang, pada seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati beraktivitas dan tetap waspada. Terus monitor informasi cuaca atau peringatan dini dari BMKG atau BPBD Kabupaten Buleleng,” pintanya.

Sebagai langkah awal, BPBD Buleleng telah menyiapkan jalur-jalur evakuasi serta titik kumpul sementara terhadap daerah-daerah yang rawan terjadi longsor dan banjir. Karena itu masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terutama yang tinggal di daerah rawan bencana.

BACA :  Bertambah Lagi Korban Tewas Akibat Kebakaran Gudang Gas LPG, Total 6 Orang

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular