Pelaksanaan peninjauan oleh Komisi III DPRD Provinsi Bali terkait tata kota di ruas Jalan Raya Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Klungkung, Selasa (30/6/2020).
Pelaksanaan peninjauan oleh Komisi III DPRD Provinsi Bali terkait tata kota di ruas Jalan Raya Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Klungkung, Selasa (30/6/2020).

DENPASAR, balipuspanews.com – Selasa (30/6/2020), Komisi III DPRD Provinsi Bali yang membidangi pembangunan daerah, salah satunya tata kota, melakukan pengecekan terhadap Lampu Penerang Jalan Umum (LPJU) di ruas Jalan Raya Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Klungkung.

Adapun peninjauan ini dilakukan atas tindak lanjut aspirasi masyarakat yang mengeluhkan padamnya LPJU sekitar wilayah tersebut, yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kecelakaan atau tindak kriminal seperti pembegalan.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, IGA Diah Werdhi Srikandi WS, saat dikonfirmasi Selasa (30/6/2020) malam menyampaikan, LPJU tersebut telah berusia kurang lebih delapan tahun tanpa adanya pemeliharaan.

Dirinya menyebutkan, pada tanggal 28 Agustus 2018, untuk pengawasan dan pemeliharaan, telah dilakukan serah terima LPJU oleh Satker PJN Metropolitan Denpasar kepada Balai Pengelolaan Tranportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Provinsi Bali dan NTB.

“Sejak dibangun memang tidak ada pemeliharaan, karena ini kan kewenangan pusat Kementerian PU. Kemudian sejak diserahkan ke BPTD 2018, baru dicek kerusakan-kerusakannya, ternyata ada pada jaringan, kabel dan lampu rusak. Dari 2018 sampai saat ini sudah bertahap diperbaiki. Sekarang tinggal lampu saja diganti dengan LED agar lebih hemat dan lebih tahan lama. Sebelumnya kan masih menggunakan lampu merkuri yang cepat korslet,” jelas Politisi PDI-Perjuangan tersebut.

Berdasarkan tinjauannya, dari 1.045 titik LPJU yang ada, sampai dengan tahun 2020 telah diperbaiki BPTD sebanyak 192 titik, sisanya belum tertangani.

“Masih ada 853 titik belum tertangani. BPTD sudah mengusulkan pada anggaran perubahan 2020 sebanyak 13,5 miliar untuk 153 titik di persimpangan prioritas dan 700 titik sepanjang ruas jalan,” sebutnya.

Pihaknya mengungkapkan, Komisi III DPRD Provinsi Bali segera memberikan rekomendasi ke Pemerintah Pusat terkait dengan pengusulan perbaikan lampu LED serta melakukan koordinasi ke BPJN VIII Surabaya terkait pohon perindang yang menghalangi lampu.

“Usulan sudah diajukan BPTD untuk anggaran perubahan 2020. Komisi III akan buat rekomendasi agar usulan bisa terealisasi. Mudah-mudahan segera terealisasi. Komisi III yang akan mengawal,” katanya.

Lebih lanjut terkait riwayat jalan tersebut, Diah menerangkan bahwa Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra merupakan bantuan Australia Einrip untuk Einrip Bali (EBL) 01 tahun 2008-2010. Simpang Ketewel-simpang Siyut berjarak 10,55 km dan EBL 02 tahun 2009-2011 dari simpang pantai Siyut-simpang Kusamba sepanjang 8,6 km.

“Jalan bypass ini mulai beroperasi tahun 2011,” imbuhnya.

Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti