Pengambilan jenazah, korban yang ditemukan mengambang oleh nelayan dilaut.
Pengambilan jenazah, korban yang ditemukan mengambang oleh nelayan dilaut.
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com- Setelah beberapa jam dititip di RSU Negara, mayat Saiful Bahri (37) diambil pihak keluarganya. Mayat warga dusun Bunder RT1/15 kecamatan Pakusari, Jember, Jawa Timur yang ditemukan mengapung oleh nelayan di perairan sebelah barat Menumen pertempuran Lintas Laut, Cekik, Gilimanuk pada Sabtu (14/9) siang diambil pada Minggu (15/9) sekitar pukul 01.00.

Dari keterangan Diana Siska Febriyanti (27) asal Jalan Sultan Agung I nomor 192 Jember, Jawa Timur saat datang ke RSU Negara, suami yang telah memberikanya satu putri itu sebelumnya bersama dirinya tinggal di rumah kontrakan di Tabanan sejak 20 hari lalu.

Mereka bekerja sebagai buruh bangunan di proyek. Kemudian Sabtu sekitar pukul 06.00 Saiful bahri keluar rumah kontrakan dengan memakai baju dan jaket dan setelah itu tidak ada kabar.

“Istrinya tahu suaminya meninggal dari facebook dan langsung datang menjemput jenazahnya guna dibawa pulang ke RSU Negara,” ujar Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Edy Waluyo Minggu (15/9).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogi Paramagita mengatakan meski penyebab kematian Saiful Bahri belum diketahui, namun pihak keluarga mengiklaskan kepergian korban dan menolak untuk dilakukan outopsi.

“Memang katanya korban sering setres dan sering mengeluhkan masalah ekonomi. Tapi apa penyebab kematian yang pastinya tidak diketahui karena keluarga menolak korban diautopsi,” ungkapnya.(nm/bpn/tim)