Melalui Perdebatan Alot, DPRD Bangli Tetapkan Ranperda APBD Perubahan 2020 dengan Catatan

Sidang paripurna penetapan Ranperda APBD Perubahan 2020 menjadi Perda (foto istimewa)
Sidang paripurna penetapan Ranperda APBD Perubahan 2020 menjadi Perda (foto istimewa)

BANGLI, balipuspanews.com – DPRD Bangli menggelar sidang paripurna untuk menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 menjadi Perda melalui proses yang cukup alot, Rabu (30/9/2020).

Bupati Bangli Made Gianyar hadir dalam sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Bangli I Nyoman Budiada dan I Komang Carles. Selain bupati, dari eksekutif juga hadir kepala OPD dilingkungan Pemkab Bangli.

Made Joko Arnawa, juru bicara gabungan komisi DPRD menyebutkan, perdebatan dan perbedaan pendapat bukan bermaksud mencari kesalahan.

Politikus Gerindra asal Songan, Kintamani itu menegaskan, semua itu adalah bentuk komitmen membangun Bangli ke depan.

“Setelah mencermati dan menyimak pembahasan bersama eksekutif dan legislatif, yang sudah tentu memakan waktu cukup panjang serta diwarnai dengan perdebatan, maka kami dapat menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tetang Perubahan APBD Bangli tahun 2020 untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda),” ujar Joko.

Baca Juga :  Tenun Gringsing Tenganan Termasuk Tiga Kain Langka di Dunia

Mantan anggota KPU Bangli ini menegaskan, meskipun bisa menerima Ranperda tersebut, namun pihaknya memberikan sejumlah catatan kepada eksekutif untuk segera ditindak lanjuti.

Lantas apa saja yang menjadi catatan dewan? Joko meminta eksekutif untuk segera merealisasikan dana Covid -19 untuk menekan penyebaran lebih luas di Bangli. Pihak dewan juga berharap Pemkab Bangli serius untuk melakukan pencegahan.

Dewan juga memberikan masukan agar program-program Pemkab Bangli, seperti jaring pengaman sosial (JPS) dan anggaran pemulihan ekonomi masyarakat Bangli agar dimaksimalkan.

Sementara itu Bupati Made Gianyar menyampaikan terima kasih sedalam-dalamnya atas kerja keras anggota Dewan, sehingga RAPBD-Perubahan Bangli tahun 2020 dapat ditetapkan. Setelah ditetapkan, Perda tentang Perubahan APBD Tahun 2020 akan diverifikasi oleh Bapak Gubernur Bali.

Baca Juga :  Bawa Cairan Ganja, Guru Asal Amerika Diamankan

Bupati berharap proses evaluasi dan verifikasi di Pemprov Bali tidak memakan waktu yang cukup lama. Dengan demikian, program Pemkab Bangli bisa berjalan dengan baik.

PENULIS/EDITOR : Oka Suryawan