Melonjak Tajam, Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Sentuh Angka 218 Orang

Kasus Sembuh Bertambah 88 Orang dan 1 Pasien Meninggal Dunia

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

DENPASAR, balipuspanews.com – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami peningkatan yang signifikan.

Dimana, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar, pada Rabu (20/01/2021), tercatat bertambah sebanyak 218 orang.

Angka ini pun menjadi catatan terbanyak sepanjang penanganan Covid-19 hingga hari ini di Kota Denpasar.

Sementara itu, kasus sembuh tercatat bertambah sebanyak 88 orang dan 1 orang pasien dinyatakan meninggal dunia.

Terkait kasus meninggal dunia, pasien diketahui seorang perempuan usia 71 tahun dengan status domisili di Kelurahan Renon.

Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 13 Januari 2021 dan dinyatakan meninggal dunia pada 20 Januari 2021.

“Hari ini kasus positif meningkat tajam, kasus positif bertambah sebanyak 218 orang, kasus sembuh bertambah 88 orang, dan 1 pasien meninggal dunia, kondisi peningkatan tren penularan ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar, pada Rabu (20/01/2021).

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa disadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” tambahnya.

Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien, dan mencegah kematian.

Karenanya bagi Desa/Kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan tersebut, Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, sementara menunda pulang kampung dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunnya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas, hindari pulang kampung dan melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 6.283 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 5.375 orang  (85,54 persen), meninggal dunia sebanyak 126 orang (2,00 persen), dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 782 orang (12,46 persen).

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker, dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan