25.8 C
Denpasar
02/08/2021, 5:31 PM
Opini AndaMemahami SE Penggunaan Endek Bali

Memahami SE Penggunaan Endek Bali

balipuspanews google news

Penulis : A.A. Ngr. Eddy Supriyadinata Gorda

OPINI ANDA, balipuspanews.com – Upaya keberpihakan pemerintah untuk kosisten pada penggunaan produk budaya lokal masyarakat Bali melalui Surat Edaran (SE) Nomor 04 Tahun 2021 Tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali layak untuk diapresiasi.

Meski demikian, perlu berhati-hati agar penerapannya efektif. Kebijakan yang bagus harus diikuti implementasi yang baik sehingga bisa dipahami oleh masyarakat dengan baik.

Berjuang bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir satu tahun, memang membuat masyarakat Bali terjebak dalam krisis yang berkepanjangan. Gelombang pemutusan hubungan kerja yang terus terjadi ditambah dengan tekanan terhadap sektor pariwisata di Bali telah memengaruhi kemampuan daya beli masyarakat.

Penurunan konsumsi tidak terbendung, masyarakat cenderung menahan belanja dan lebih mengutamakan membeli kebutuhan pokok. Kehadiran himbauan yang meminta ASN dan masyarakat Bali menggunakan kain tenun Endek Bali setiap Selasa mulai 23 Februari 2021 mendatang bisa jadi dianggap kontra terhadap kondisi masyarakat tersebut.

Meskipun dalam beberapa kesempatan Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa penggunaan pakaian berbahan dasar lain Tenun Endek di Bali setiap hari Selasa hanya bersifat himbauan, bukan merupakan kewajiban, namun narasi yang berkembang di masyarakat telah berkembang liar dan memunculkan sentiment negatif terhadap SE tersebut.

Oleh karena itu, sekali lagi, Pemprov Bali perlu berhati-hati. Di satu sisi kebijakan tersebut selain dapat dipahami sebagai salah satu bentuk upaya untuk melestarikan dan melindungi warisan budaya kreatif masyarakat Bali, tampaknya juga dimunculkan untuk membangun peta jalan industri UMKM produk lokal untuk bertahan di tengah krisis pandemi Covid-19.

Perekonomian Bali yang selama ini terlalu mengandalkan wisawatan asing memang harus diubah orientasinya dengan mengoptimalkan produk UMKM.

Namun, di sisi lain, pemerintah juga harus mempertimbangkan kehilangan sumber pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tak bisa berproduksi selama masa pandemi.

Sehinggga tampaknya, pemerintah juga perlu memberikan bantuan kepada industri UMKM endek supaya tetap bisa berproduksi.

Usaha ini penting dilakukan untuk menjaga stabilitas ketersediaan pasokan Endek di masyarakat sekaligus mencegah lonjakan harga agar tetap dapat dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Mengawal implementasi SE Pemprov Bali harus mampu menjembatani antara gagasan pemerintah dan kepentingan masyarakat yang sekarang ini yang tampaknya lebih mengharapkan bantuan sosial.

Situasi ini harus dipahami benar, karena terdesak di tengah himpitan ekonomi sambil terus bertahan di tengah bayang-bayang risiko terpapar virus Covid-19 dan polemik vaksin bukan merupakan situasi yang mudah untuk dilewati.

Jangan sampai tujuan baik dari kebijakan ini justru tidak dipahami oleh masyarakat. Barangkali ada baiknya bila kebijakan ini diberlakukan berjenjang melalui jenjang gubernur Sekda, Dinas-dinas, Bupati, pimpinan instansi Negeri dan Swasta.

Sebagai langkah awal, upaya pelestarian yang diambil Pemprov Bali patut dihargai. Ke depannya perlu dipikirkan lebih jauh upaya pelestarian budaya lokal Bali yang lebih strategis dengan berorientasi pada penguatan aspek kognitif. Aspek pengetahuan yang kuat merupakan fondasi dasar untuk memunculkan afeksi.

Sebagai bagian dari budaya Bali, kain endek tidak hanya sekadar berkaitan dengan estetika. Lebih dari itu kehadiran endek melengkapi rangkaian upacara keagamaan dan seremoni penting lainnya.

Sejak berkembang di Bali tahun 1985 di Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung pada masa pemerintahan

Dalem Waturenggong, motif, warna, dan teknik pembuatan kain endek terus berkembang. Setiap perpaduan motif dan warna memiliki makna tersendiri.

Tantangan yang sebenarnya terletak pada bagaimana endek dipahami sebagai bagian dari peradaban masyarakat Bali yang sarat makna, sehingga memunculkan afeksi, rasa memiliki yang kuat, rasa untuk melestarikan. Pada akhirnya ada atau tidak himbauan, masyarakat Bali tetap terdorong untuk melestarikan keberadaannya.

Semoga rencana yang telah disusun Pemprov Bali dapat berjalan dengan baik dan kearifan produk lokal lainnya segera mendapatkan perlakuan sama.

 

 

 

 

 

 

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Member of