Membanggakan, Mahasiswa Unwar Ni Putu Archisya Anandari Wandhira Peraih 2 Medali Emas PON XXI Aceh Sumut

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanpews.com – Mahasiswi Universitas Warmadewa (Unwar), Ni Putu Archisya Anandari Wandhira menjadi salah satu kontingen Bali yang berhasil meraih 2 medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2024. Cabang Olahraga (cabor) yang diikuti mahasiswa Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Perencanaan Unwar ini yaitu Dancesport.

Atas raihan dua medali ini tentu mampu mengharumkan nama Bali dan almamaternya yaitu Universitas Warmadewa. Hal ini diraih tentu berkat dedikasi, semangat maupun kerja keras serta dukungan berbagai pihak sehingga sukses meraih prestasi di kancah PON.

Ada 2 kategori dalam cabor ini yang diikutinya. Yaitu, kategori Amateur Standard dan FFA Quickstep yang berpasangan dengan I Gusti Aditya. Kedua kategori cabor dancesport ini berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen Bali.

Mahasiswi yang baru diwisuda pada Wisuda ke-76 Unwar, Sabtu (14/9/2024) lalu ini mengaku bangga dan bersyukur bisa meraih medali emas bersama pasangannya untuk kontingen Bali. Prestasi yang diraihnya ini tidak terlepas dari dukungan dan support dari pihak kampus, keluarga, pelatih, dan pasangannya dalam cabor dancesport ini.

BACA :  Fraksi Golkar DPRD Bali Soroti Belanja dan Pendapatan dalam Perubahan APBD 2026

Ia mengaku tidak begitu fokus dalam mempersiapkan pertandingan ini. Apalagi, ia sedang menyusun tugas akhir (TA) di kampusnya agar bisa mengikuti wisuda. Bahkan selama karantina 2 bulan, sebulan digunakan untuk menyelesaikan tugas akhirnya. Dan sebulan sisanya fokus mengejar ketertinggalan latihan dancesport.

Namun, katanya, berkat dukungan pelatih dan pasangannya, latihan bisa dilakukan dengan maksimal.

“Astungkara, berkat dukungan dan support dari pelatih dan pasangan saya di cabang olahraga ini, kami bisa menyumbangkan medali emas untuk Bali,” ujarnya.

Archisya menyadari bahwa dirinya tidak begitu disiplin dalam mengatur waktu kuliah dengan latihannya sebagai seorang atlet. Ini tidak terlepas dari dirinya adalah anak teknik yang sulit untuk mengatur waktu. Namun, selagi masih ada waktu 1-2 jam selalu disempatkan untuk berlatih.

“Kebetulan saya anak teknik memang agak sedikit sulit untuk mengatur waktu sendiri, tapi dari pelatih saya itu syukurnya sangat mengerti bagaimana kondisi saya sebagai anak teknik. Dimana orang teknik itu deadline tugas sangat kejar-kejaran. Tapi bagi saya selagi ada waktu 1 hingga 2 jam saya manfaatkan untuk latihan. Kebetulan juga saya ini cabang olahraga couple, tidak solo. Jadi partner saya itu sangat mendukung saya dibidang kuliah dan prestasi. Kita selalu kontak-kontakan untuk jadwal latihan, jadi memang lebih menyesuaikan perkuliahannya,” ungkapnya.

BACA :  Harumkan Nama Jembrana, Lima Siswa SMAN 1 Negara Raih Silver Medal di Malaysia

Archisya mengaku bangga bisa kuliah di Unwar. Pasalnya, meskipun ia seorang atlet namun tidak mengganggu perkuliahannya. Bahkan, kuliah bisa ditempuh tepat waktu, dan prestasi dibidang olahraga pun diraihnya. Hal ini tidak terlepas dari dukungan dari para dosen dan teman-temannya di kampus.

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular