Memiliki Penyakit Epilepsi, Warga Ditemukan Mengambang di Selokan

Sesosok mayat yang ditemukan di jalan A. Yani barat Singaraja, Kelurahan Banyuasri, Senin (7/9/2020)
Sesosok mayat yang ditemukan di jalan A. Yani barat Singaraja, Kelurahan Banyuasri, Senin (7/9/2020)

BULELENG, balipuspanews.com – Kejadian penemuan sesosok tubuh manusia berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi sudah tak bernyawa menggegerkan warga Kelurahan Banyuasri, Senin (7/9/2020) pagi.

Jenazah pertama kali ditemukan dengan posisi telungkup menghadap ke selatan oleh seorang Sopir Bemo saat sedang berhenti di depan toko sebelah barat angkringan CAKRI.

Kapolsek Kota Singaraja I Gusti Ngurah Yudistira, yang langsung terjun ke TKP menerangkan bahwa sebelum penemuan mayat tersebut. Saksi Gede Sudarma (57), yang berprofesi sebagai sopir angkutan awalnya berhenti di depan toko yang berada disebelah barat angkringan Cakri.

Setelah itu ada salah seorang warga yang memberitahu dirinya bahwa ada mayat di selokan. Saksi yang mendapat pemberitahuan tersebut langsung menghubungi petugas kepolisian agar segera meluncur ke lokasi kejadian penemuan mayat tersebut.

Tak berselang lama pihak kepolisian yang mendapat laporan tersebut langsung menuju TKP untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah bersama petugas medis dari Puskesmas I Buleleng.

“Jadi tadi sudah dilakukan pengecekan di TKP terkait laporan adanya mayat yang mengambang, bahkan sudah ada pihak keluarga yang mengakui terkait mayat tersebut,” terangnya.

Selain itu, saksi berikutnya M. Taufik yang tidak lain merupakan saudara korban menjelaskan bahwa benar korban merupakan kakak kandungnya yang sejak kemarin malam tidak pulang ke rumah. Bahkan dirinya yang khawatir dengan kondisi korban sempat melakukan pencarian akan tetapi tidak ditemukan. Selain itu korban juga memiliki riwayat penyakit epilepsi.

“Kemarin setelah Lomba layang layang makan kira-kira Pkl. 17.30 wita, habis makan lalu pergi dan  pkl.21.00 wita, sempat dicari karena belum pulang, Korban mengidap penyakit Epilepsi. Pekerjaannya sebagai pemulung sama tukang pijat keliling,” tandasnya.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga mengaku sudah mengikhlaskan kematian korban. Sebab melihat dari sebelumnya korban mengidap Epilepsi dan dulu pernah mengalami kejadian terjatuh namun sempat ditolong.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan