Petani kawasan Batumadeg, Nusa  Penida kini beralih menanam komoditi buah jeruk
Petani kawasan Batumadeg, Nusa  Penida kini beralih menanam komoditi buah jeruk

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Dimasa pandemi Covid-19 dimana kepariwisataan dikawasan Nusa Penida yang dulunya booming malah kini terpuruk.

Namun kerja keras warganya utamanya para petani untuk tidak hanya merenungi keadaan yang tiba tiba seperti saat ini,dengan melakukan inovasi tanaman yang mereka kembangkan.

Apa komoditi anyar tersebut? Ada komuditi andalan baru bagi kawasan Nusa Penida antara lain komoditi buah jeruk yang belakangan ini lagi naik daun andalan petani kawasan atas Nusa Penida,utamanya di kawasan Batumadeg.

“Saya punya 100 pohon jeruk. Sudah tiga kali panen, hasilnya bisa dibelikan motor Vario baru. Satu pohon menghasilkan 10 kg tiap kali panen”, kata Ketut Agus Artana kepada jurnalis balipuspanews.com bertempat di kebunnya di Desa Batumadeg.

Lebih jauh Ketut Agus Artana menambahkan untuk menjual hasil jeruknya ia tak perlu repot-repot, cukup jual ke para tetangga.

“Bila tak ada rahinan, istri saya jual ke pasar. Saat rahinan tak perlu repot-repot cukup dibungkus plastik dan dijual kepada para tetangga, menjual jeruk itu perkara mudah di Nusa Penida”, ungkap Ketut Agus.

Sementara itu I Kadek Hendra yang juga memiliki kebun jeruk di ladangnya di Batumadeg mengungkapkan, jeruknya juga berbuah lebat padahal tak dirawat.

“Saya juga punya kebun jeruk walaupun jumlahnya tak banyak sekitar 25 pohon. Walau tak kami rawat khusus, kebun yang ditanam itu tetap berbuah lebat. Itu membuktikan Nusa Penida tanahnya bisa menghasilkan berbagai jenis tanaman seperti jeruk yang biasanya kita tahu hanya ada di Kintamani, Bangli saja yang dan daerah dingin lainnya”, ujar Kadek Hendra bangga.

Penulis/Editor : Roni/Oka Suryawan

Facebook Comments