Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaKlungkungMenangkan Ganjar, PDIP Klungkung Pastikan Semua Kader All Out

Menangkan Ganjar, PDIP Klungkung Pastikan Semua Kader All Out

SEMARAPURA, balipuspanews.com – DPC PDIP Klungkung menyambut gembira ditetapkannya gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) 2024 oleh ketua umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Menyikapi hal itu, kader banteng di Bumi Serombotan siap all out memenangkan Ganjar Pranowo.

Ketua DPC PDIP Klungkung AA Gde Anom, Selasa (25/4/2023) mengatakan, pihaknya akan menggelar konsolidasi setiap bulan untuk menyatukan strategi.

Dirinya menyatakan bahwa semua kader siap bekerja keras untuk all out mendulang dukungan masyarakat. Ia memastikan telah menyiapkan strategi untuk menggerakkan simpatisan hingga di pelosok desa di Kabupaten Klungkung ini.

“Setelah resmi pimpinan mendeklarasikan mas Ganjar sebagai calon presiden dari PDIP, kami sudah siap bergerak. Rencana kami gelar konsolidasi tiap bulan. Kami lakukan hari Minggu,” kata Gung Anom yang juga mantan Ketum KNPI Klungkung ini tegas.

Gung Anom yang juga menjabat Ketua DPRD Klungkung mengakui pengumuman bakal Capres oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri disambut suka-cita di Klungkung. Seluruh organ partai siap membentuk posko pemenangan.

BACA :  Gelaran MotoGP kembali Hadir, Dapatkan Tiket di Aplikasi MyPertamina

“Seluruh organ partai juga sudah kami instruksikan mengibarkan atribut bendera partai di rumah partai. Jadi ini harus solid kita bergerak. Kita yakin lah,” ujarnya.

Politisi senior moncong putih ini menegaskan, PDIP Klungkung siap menopang target menang untuk tiga kalinya. Hal itupun sudah jadi komitmen para petugas partai di Gumi Serombotan,.

“Pada prinsipnya kami tidak ada kata tidak. Arahan pimpinan, kami siap. Yang kami perlu pikirkan bagaimana merancang gerakan supaya hatrick, Pileg maupun Pilpres,” tegas Gung Anom.

Gung Anom meyakini pengumuman bakal Capres pada Jumat (21/4/2023) lalu adalah momen pas yakni jelang hari suci Idul Fitri. Terlebih momen deklarasi itu tepat saat peringatan Hari Kartini.

“Pandangan saya bagaimana pimpinan, Ibu Mega memilih momen yang sangat baik. Saat Hari Kartini, ibarat beliau punya pemikiran khusus, pemikiran seorang wanita. Yang berbeda dari biasanya, setiap injury time, tapi ini tidak,” pungkas Anom.

Penulis: Roni

Editor: Budiarta

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular