Selasa, Juli 23, 2024
BerandaBulelengMencoba Melarikan Diri Saat Diamankan, Residivis Ini Diberikan “Hadiah Timah Panas"

Mencoba Melarikan Diri Saat Diamankan, Residivis Ini Diberikan “Hadiah Timah Panas”

BULELENG, balipuspanews.com – Tindak tegas dan terukur dilakukan Polsek Seririt terhadap pria berinisial GY,50, karena mencoba melarikan diri saat hendak diamankan atas kasus pencurian kambing.

Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, GY diduga mencuri kambing milik adiknya sendiri serta tetangganya di Desa Unggahan, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Kapolsek Seririt Kapolsek Seririt Kompol I Made Suwandra mengatakan, kasus tersebut berawal dari laporan korban Nengah Suka Darma,45, yang tidak lain adik kandung terduga pelaku mengaku kehilangan dua ekor kambing pada 30 Juni 2023 dengan kerugian sekitar Rp 5 Jutaan.

Sedangkan korban lainnya yakni I Putu Sianta,62, mengaku kehilangan empat ekor kambing pada 4 Juli 2023 dengan kerugian Rp 10 Jutaan. Kedua korban mengaku kehilangan kambing yang ditaruh di kandangnya yang ada di Banjar Dinas Celagi, Desa Unggahan, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Berbekal kedua laporan tersebut, penyidik Polsek Seririt langsung melakukan olah TKP. Hasilnya, penyidik menemukan beberapa sisa bagian tulang belulang daging kambing yang sudah disembelih terlebih dahulu oleh pelaku di lokasi kejadian.

BACA :  Tak Memenuhi Kuorum, Paripurna DPRD Bali Dua Kali Tertunda

Dari hasil pengembangan, kecurigaan polisi mengarah kepada GY yang merupakan residivis dengan kasus yang sama sebanyak 7 kali. Tanpa berpikir panjang, polisi langsung mengejar pelaku yang akhirnya berhasil ditangkap di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng pada Sabtu (15/7/2023) sekitar pukul 09.00 WITA.

“Tersangka saat kita interogasi mengakui langsung perbuatannya, dimana tersangka mencuri kambing dengan cara menyembelihnya dan daging hasil curian ini ada dimakan sendiri dan dipasarkan di Wilayah Desa Sidatapa dengan harga dibawah pasaran.

Sedangkan uang hasil penjualan tersangka belikan beras dan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas KOMPOL Suwandra saat dikonfirmasi, Kamis (21/7/2023).

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara selama 7 tahun lantaran telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Tersangka GY mengaku nekat mencuri kambing lagi lantaran tidak ada pekerjaan lain. Apalagi selama ini dirinya hanya menjadi buruh serabutan yang penghasilannya tidak menentu.

Untuk mengelabui pembeli karena daging yang dijual terbilang murah, Ia mengaku bahwa daging kambing tersebut adalah miliknya.

BACA :  999 Mahasiswa Asal Jembrana Terima Beasiswa

Penulis : Nyoman Darma

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular