Pelaku Gede S dan teman wanitanya saat dimintai keterangan Polair Polres Buleleng
Pelaku Gede S dan teman wanitanya saat dimintai keterangan Polair Polres Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Kejadian penangkapan seekor penyu oleh seorang warga berinisial Gede S asal Lingkungan Banyuning Tengah, Kelurahan Banyuning terjadi di kawasan Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Jumat (31/01) dini hari sekitar pukul 01.15 Wita.

Saksi mata Putu Agusmawan Udayana Putra menuturkan bahwa pada saat itu dirinya yabg ada di lokasi kejadian melihat pelaku dengan sepeda motornya dengan penyu yang terikat dibelakang.

Pada saat ingin ditanya pelaku sempat mempercepat laju sepeda motornya namun akhirnya berhasil dihentikan. Pihaknya yang langsung melemparkan pertanyaan ke pelaku dengan wajah mencurigakan, pelaku mengaku akan membawa penyu ke balai penelitian.

“Kami lihat motornya dibelakang ada penyu yang diikat. Saat kami tanyai kok bawa penyu? pelaku bilang mau dibawa ke balai penelitian tapi sambil digas lagi motornya. Karena curiga kami kejar pakai motor dan kami hentikan,” terangnya.

Setelah berhasil mengejar pelaku, berikutnya saksi menghubungi Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) kawasan Pantai Penimbangan, selanjutnya kejadian dilaporkan ke Polair Polres Buleleng.

Pelaku Gede S dan satu orang teman wanitanya, NY, 37 beserta barang bukti motor Vario bernopol DK 4005 VX yang digunakan mengangkut penyu berikutnya diamankan di Pos Polair di Desa Anturan Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Akan tetapi penyu yang merupakan hewan dilindungi undang undang dilepaskan kembali ke laut.

Kasubnit Tindak Unit Gakum Polair Polres Buleleng, IPDA Dewa komang Tirta Kamajaya saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kejadian tersebut benar adannya. Bahkan dari keterangan yang berhasil dihimpun sementara pelaku mengaku sengaja menangkap penyu tersebut untuk dibawa pulang kerumahnya. Akan tetapi saat berhasil dibawa justru warga keburu mengetahui kejadian.

“Dari keterangan sementara, pelaku menemukan penyu dan menangkapnya. Pelaku berkeinginan untuk membawa penyu nya ke rumah. Namun saat dibawa dengan motor diketahui oleh warga dan dihentikan. Sementara pelaku kami amankan,” jelasnya.

Lanjutnya peristiwa penangkapan penyu dengan sengaja oleh pelaku merupakan tindakan yang kali pertama. Bahkan selama ini dikawasan sekitar kejadian setiap ada warga yang menemukan penyu atau tertangkap jaring nelayan, biasanya langsung dilepas.

Terkait kasus tersebut pihaknya nantinya akan melaksanakan koordinasi lebih lanjut dengan pihak Satreskrim Polres Buleleng. Sedangkan saat ini pelaku sudah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kejadian pertama. Biasanya jika ada yang menemukan penyu atau penyu terjerat jaring nelayan selalu langsung dilepas atau dilaporkan kepada kami di Polair. Akan kami dalami lagi terkait motif pelaku dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Buleleng. Sementara ini pelaku kami ambil keterangannya dulu,” tandasnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

Facebook Comments