28.7 C
Denpasar
07/12/2021, 7:18 PM
DenpasarMengaku Berulang Kali Dianiaya Suami, Ibu Muda Ini Melapor ke Poltabes

Mengaku Berulang Kali Dianiaya Suami, Ibu Muda Ini Melapor ke Poltabes

balipuspanews google news

DENPASAR, balipuspanews.com – Diduga menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), ibu muda berinisial AD,26, melaporkan Suaminya KA,25, ke Polresta Denpasar. AD mengaku dianiaya berkali-kali oleh KA.

Selain mengaku dianiaya, AD tidak diperbolehkan bertemu dengan bayinya sejak Desember 2020 lalu.

AD didampingi kuasa hukumnya Siti Sapurah memaparkan, kejadian ini dimulai dari pernikahan dirinya dengan KA, pada 4 September 2019 lalu. Pernikahan keduanya dilaksanakan secara adat Bali karena berbeda agama. AD beragama Budha dan KA beragama Hindu.

Namun setelah hamil 4 bulan, KA mulai memperlihatkan sifat pemarah. KA disebut menganiaya AD sering soal masalah sepele.

“Kalau lagi berantem pulang dari main judi dan mabuk, dia langsung menampar saya, membenturkan kepala saya ke tembok. Bahkan ujung kakinya sampai ke mulut saya. Saya dibilang sundel dan macam -macam. Makanya saya sering kontraksi,” ungkap perempuan ini sambil menangis, Senin (22/3/2021).

Kemudian, bayi mereka pun lahir di usia 7 bulan. Namun AD tetap saja mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya tersebut. Tidak tahan dianiaya setiap waktu, AD memutuskan kabur dari rumah suaminya. Ia kembali ke rumah orang tuanya di Lukluk Badung.

Siti Sapurah mengatakan kliennya sempat melaporkan kasus KDRT tersebut ke Polresta Denpasar sekaligus meminta bantuan mengambil barang barang miliknya di rumah suaminya. Namun ternyata barang miliknya sudah disimpan di luar rumah dan dibungkus kantong plastik kresek.

“Klien saya juga tidak dibolehkan melihat bayinya yang baru lahir. Mereka berdalih sedang di Karangasem,” ungkapnya.

Ipung kembali melanjutkan, soal hak asuh anak, pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar dan RPK Polda Bali dalam pasal 330 KUHP. Hal ini disebabkan kliennya mengalami KDRT berulang kali dan keluar dari rumah tanpa membawa bayinya berusia 7 Bulan.

“Klien melapor ke PPA Polresta Denpasar dan diminta surat nikah tapi klien bilang tidak ada. Sehingga kasus ini dialihkan ke pidana umum. Tapi terlapor belum ditahan,” bebernya.

Tidak hanya ke ranah hukum, Siti Sapura juga telah meminta pendapat ahli hukum adat, Prof Windia di guru besar Unud terkait nikah adat yang telah dilakukan antara AD dan KA.

Menurutnya, Prof Windia memaparkan jelas bahwa sah secara perkawinan adat. Tapi setelah adanya Undang-undang Perkawinan nomor 1 tahun 74 dan perubahanannya Nomor 16 tahun 2019 itu tidak mungkin dianggap sah secara nasional.

“Harus taat secara undang-undang perkawinan nasional dimana perkawinan dianggap sah jika sah secara undang-undang nasional. Mendapatkan kartu keluarga secara sah. Sementara ini (perkawinan sah secara nasional) tidak dilakukan. Artinya seorang anak berhak atas ibu kandungnya,” tegas aktifis perempuan yang akrab dipanggil Ipung ini.

Hanya saja pada faktanya AD tidak diijinkan melihat anak kandungnya sendiri. Penolakan ini tidak hanya datang oleh suaminya tapi mertuanya sendiri.

“Kami berharap aparat kepolisian bisa bekerja secara profesional dan adil demi masa depan anak klien saya. Amankan dulu anak ini demi psikologis anak,” pintanya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Hujan Deras, Lima Ekor Anak Babi Milik Warga Pangitebel Raib
02:29
Video thumbnail
Cuaca Ekstrem, BPBD Catat Dua Titik Longsor dan 18 Pohon Tumbang di Karangasem
01:44
Video thumbnail
Tahun Depan Gaji Tenaga Kontrak di Kabupaten Jembrana Akan Dinaikkan
02:47
Video thumbnail
Antisipasi Masuknya Varian Omicron, Turnamen International Youth Championship Ditunda
02:59
Video thumbnail
Kantin Sekolah Dasar Pengiangan, Bangli Terbakar, Kerugian Diperkirakan Puluhan Juta
02:35
Video thumbnail
Ratusan Liter Arak dan Puluhan Ekor Ayam Diamankan
02:39
Video thumbnail
Kecam Joged Porno, Gubernur Koster Minta Aparat Tegas
04:19
Video thumbnail
Antisipasi Dampak La Nina, Semua Pihak Diminta Sigap Untuk Saling Bantu
03:45
Video thumbnail
Drainase Tersumbat, Sekolah dan Puskesmas di Seririt Terendam Banjir
02:50
Video thumbnail
Sempat Vakum Dua Tahun, Makepung Jembrana Cup Kembali Digelar
03:01
Video thumbnail
Pohon Bunut Besar Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Kutampi
02:02
Video thumbnail
DPRD Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:01
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Member of