Mengaku Terlilit Utang, Pecatan TNI Ini Nekat Gasak Ponsel

Pelaku pencurian handphone yang berhasil di amankan di Polsek Mengwi
Pelaku pencurian handphone yang berhasil di amankan di Polsek Mengwi

MENGWI, balipuspanews.com – Diduga terlilit utang, pria berinisial NSR nekat mencuri ponsel milik Putu Eka Murdana, yang disimpan di kamarnya di Desa Anggungan, Mengwi, Badung, Minggu (17/01/2021) dinihari.

Pelaku berusia 44 tahun yang diketahui pecatan TNI ini sebelumnya juga sempat berurusan dengan pihak berwajib karena sebagai penadah barang curian.

Kapolsek Mengwi AKP Putu Diah Kurniawandari didampingi Kanitreskrim Iptu Ketut Wiwin Wirahadi, kejadiannya bermula ketika korban tertidur bersama saksi Sumarni,25, Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 23.30 WITA. Dua handphone dimasukkan dalam tas dan ditaruh disamping tempat tidur.

Namun, saat terbangun sekitar pukul 04.00 WITA, handphone korban hilang dan langsung dilaporkan ke Polsek Mengwi.

“Kerugian korban sebesar Rp. 4 juta. Pelaku masuk melalui pintu yang tidak terkunci,” ungkap Kapolsek, Minggu (17/01/2021).

Setelah memeriksa saksi-saksi dan olah TKP, Polsek Mengwi berhasil menangkap pelakunya, NSR. Pria ini merupakan pecatan TNI Kodam IX Udayana tahun 2008 karena disersi. Terakhir, ia berdinas di Kodam IX Udayana.

Tersangka juga tercatat pernah ditangkap Polda Bali pada tahun 2010 dalam kasus penadahan dan dihukum 4 Bulan penjara.

“Dia ini residivis pecatan TNI. Dia kami amankan tak jauh dari lokasi pencurian. Dia kedapatan membawa barang curian,” terang Kapolsek.

Hasil interogasi, pelaku mengaku mencuri 2 handphone di TKP. Menurutnya, selama 2 hari dia sudah berkeliling di Wilayah Dalung, Kapal Mengwi, Denpasar dan Anggungan untuk mencari sasaran kos-kosan. Akhirnya dia nyasar ke TKP yang dianggapnya sepi dan kemudian beraksi.

AKP Diah mengatakan, tersangka mencuri dengan tujuan membayar utang di Buleleng dan bayar uang kos.

“Ia mencuri seorang diri dan mengaku terlilit hutang di Buleleng dan bayar uang kos,” ujarnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita 1 motor Honda Vario techno DK 4689 UAN yang digunakan beraksi, 2 handphone korban, dan 1 buah tas selempang.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan